Tawa Ceria Anak-Anak Suku Talang Mamak

IMG-20170325-WA0000

Wajah mereka tampak antusias, imajinasi menembus batas. Posisi duduk saling berdempetan, mata menatap dengan tajam sambil sesekali bola mata mereka mengikuti gerakan-gerakan dari sang pendongeng. Tawa mereka pecah ketika ada hal lucu dari cerita yang mereka simak.

Kisah ini terjadi di daerah pedalaman Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Dusun Nunusan, Kecamatan Rantau Langsat Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Sudah satu bulan ini, Dede Agus Salim Rahman yang akrab dipanggil Dede menjadi Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (KAWAN SLI) Dompet Dhuafa Pendidikan. Selama satu tahun ke depan Dede akan tinggal bersama 110 warga Nunusan, Mokotung, Samperam, dan Tanjung Lintang yang berada di dusun Nunusan.

Tugas Dede tak mudah. Perjalanan menuju Dusun Nunusan tak dapat diakses kendaraan bermotor, jalur sungai menjadi satu-satunya lalu lintas memadai. Bahkan komunikasi langsung dengan pihak eksternal via telepon ke kota besar menjadi sangat sulit karena sinyal telepon menjadi barang langka di sini.

Saat ini di Nunusan terdapat satu Sekolah Filial (Kelas Jauh) dengan induk di SDN 4 Lemang dengan 25 siswa yang memiliki semangat untuk terus bersekolah. Selama satu tahun ke depan Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa akan menjalankan program Sekolah Literasi Indonesia agar anak-anak suku Talang Mamak dapat pendidikan yang layak dan berkualitas.

Masyarakat dapat berpartisipasi dalam program ini dengan berdonasi ke Yayasan Dompet Dhuafa Republika di nomor rekening BNI Syariah 2880 2880 13. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor +6285692454521.

Komentar

komentar