SGI XVI Launching Sekolah Literasi Di MI Al-Ikhlas Cianjur

KABAR CIANJUR- Sekolah Guru Indonesia (SGI) merupakan binaan makmal pendidikan yayasan dari dompet dhuafa, sejak tanggal 8 Februari 2016  kemarin, sebanyak 19 mahasiswa SGI dilepas untuk mengabdi, yang disebarkan di10 titik daerah penempatan, salah satunya di Kabupaten Cianjur. Yaitu Benning Rizahra (23) salah seorang mahasiswanya yang merupakan  SGI perwakilan dari Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Program inti SGI sendiri yaitu pengembangan Sekolah Literasi, dimana Sekolah Literasi ini merupakan model sekolah berbasis masyarakat yang berkonsentrasi pada peningkatan kualitas sistem instruksional (pembelajaran) dan pengembangan kultur sekolah dengan kekhasan literasi. “SGI dapat mendampingi sekolah agar menjadikan sekolah yang memiliki budaya literasi yaitu membaca dan menulis. Sekolah literasi sendiri banyak agenda kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai tugas Benning Rizahra antara lain sebagai konsultan, menjadi guru model, membuat kelas model dan banyak program lainnya yang dapat menunjang untuk menjadikan sekolah menjadi sekolah literasi,” tutur Benning.

Tambah Benning, pelaksanaan Launching Program Sekolah Literasi di MI AL-Ikhlas di Desa Sukatani, Kampung Gunung Putri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Selain warga MI Al-Ikhlas dan perwakilan dari Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa, acara tersebut juga dihadiri oleh Kapusbindik, kepala Komite, ketua yayasan Al Ikhlas, pengawas RA, MI, Babinsa, kepala desa juga orang tua murid.

Dalam acara tersebut ada simbolisasi launching program sekolah literasi dengan penandatanganan MOU dari pihak yayasan pendidikan dompet dhuafa ke yayasan Al Ikhlas Bina Insan Mandiri.

Kapusbindik Pacet, Deden dalam sambutanya mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak yayasan pendidikan dompet dhuafa, serta menghimbau kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung pendidikan terhadap anak.  “Semoga dengan adanya SGI dapat membantu sekolah kami agar menjadi sekolah literasi yang memiliki budaya menulis dan membaca dalam segala aspek” tutur Dede.

Sementara, kepala sekolah MI Al Ikhlas, Hasanudin mengatakan melelui program ini, cukup terbantu sekali dunia pendidikan, pasalnya tidak akan maju dunia pendidikan tanpa adanya dorongan serta bimbingan dari guru profesional yang peduli akan pentingnya pendidikan.  “Kami launching sekolah literasi disini harapannya agar sekolah ini memiliki budaya yang baik yaitu menulis serta membaca” katanya.

Perwakilan Yayasan Dompet Dhuafa, Lahmudin, mengatakan Sekolah Lierasi ini akan didampingi selama setahun oleh peserta SGI yaitu saudari Benning Rizahra. “Selama setahun, saudari Benning Rizahra, berada di Cianjur untuk mendampingi sekolah MI Al-Ikhlas, semoga semuannya  bermanfaat,” pungkasnya. (rik)

Sumber: http://kabarjabarnews.com/berita-sgi-xvi-launching-sekolah-literasi-di-mi-alikhlas-cianjur-814.html

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.