Seminar Anti LGBT: Menjaga Fitrah, Merangkul Korban, Menolak Legalisasi

family

Maraknya kampanye legalisasi LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender) yang begitu masif akhir-akhir ini, membuat kekhawatiran banyak pihak, tentu saja hal ini tidak dapat dibiarkan karena akan merusak moral generasi bangsa ini. Banyak kampanye positif yang diadakan oleh berbagai organisasi atau lembaga untuk menolak legalisasi LGBT salah satunya Dompet Dhuafa yang juga mengambil bagian untuk menjadi benteng untuk menolak legalisasi LGBT di negara ini.

Bukti penolakan Dompet Dhuafa adalah dengan menghelat ‘Seminar Anti LGBT’ di 20 titik sekolah dampingan Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa mulai April 2016, salah satunya di MI. Raudhatul Athfal Kota Depok, acara yang dilaksanakan pada Selasa 26 April 2016 dihadiri oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan 10 sekolah sekitar Kelurahan Meruyung, Depok, Jawa Barat.

Seminar yang mengusung tema ‘Menjaga Fitrah Merangkul Korban Menolak Legalisasi’ ini menghadirkan Eko Sriyanto, Konsultan Pendidikan Makmal Pendidikan, acara ini sangat dinanti oleh peserta seminar, sehingga selama acara berlangsung banyak peserta yang bertanya tentang bahaya LGBT dan cara penanganannya.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya LGBT dan cara penanggulangannya serta terbangunnya komunitas Anti LGBT yang bersedia menjadi agen di lingkungannya,” tutur Abdul Kodir, Koordinator Seminar Anti LGBT.

Dengan gerakan menjaga fitrah ini diharapkan masyarakat dapat bahu membahu menolak gerakan ini agar generasi Indonesia terselamatkan dari bahayanya. (odi)

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.