Sekolah Literasi Indonesia Makmal Pendidikan Adakan Pelatihan Bagi Guru Sekolah Kota

IMG-20160801-WA0006

Oleh: Asep Insanudin.

 

Pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru menjadi satu keharusan bagi sekolah, oleh karena itu Makmal Pendidikan memberikan pelatihan untuk sekolah-sekolah dampingannya. Salah satunya diadakan di Sekolah Kota yaitu Sekolah Dampingan yang lokasinya berada di kota dan mayoritas siswanya berasal dari kalangan dhuafa.

Sekolah Kota terdiri dari 3 sekolah yaitu: MI Muhammadiyah 2 Bandung, MI Al Husna Tangerang, MI Roudhatul Athfal Depok. Pelatihan ini dilaksanakan dua hari dengan dua materi pelatihan berdasarkan hasil analisis kebutuhan pelatihan di sekolah tersebut. MI Muhammadiyah 2 Bandung merupakan sekolah pertama yang dikunjungi. Pelatihannya dilaksanakan di hari libur sebelum sekolah kembali aktif pada 16 dan 17 Juli 2016 di ruang kelas MI Muhammadiyah 2 yang dihadiri oleh guru se-KKM 2 Kec. Sumur Bandung Kota Bandung. MI yang di kepalai oleh Bapak Udin Nashruddin, S.Ag ini memang sangat antusias dan partisipatif pada pelatihan manajemen kelas dan Display Kelas yang diselenggarakan Makmal Pendidikan. Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini guru mampu menciptakan iklim pembelajaran yang efektif dan suasana kelas yang menyenangkan dan membuat anak betah berlama-lama di kelas.

Sementara di MI Al Husna Tangerang dan Mi Roudhatul Athfal Depok pelatihan dilaksanakan pada 29 dan 30 Juli 2016 di ruang kelas sekolah masing-masing. Melalui ruang kelas ini tim trainer Makmal dan guru-guru berdiskusi untuk meningkatkan profesionalisme keguruannya. Manajemen kelas dan Display Menjadi menu pelatihan di MI Alhusna Tangerang, sementara di MI Roudhahul Athfal menu pelatihnnya Media Pembelajaran dan Display Kelas. Harapan Tim Konsultan Sekolah Literasi Indonesia di setiap sekolah yang didampingi setiap gurunya mampu mewujudkan ruang kelas dan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik.

Untuk menindaklanjuti pelatihan ini maka Tim konsultan Sekolah Literai Indonesia akan mengadakan konsultasi dan coaching terhadap guru-guru sekolah dampingan. Prosesnya dilakukan dengan mensupervisi guru di kelas dengan fokus peningkatan sesuai dengan menu pelatihan yang diberikan. Pada saat supervisi ini Kepala Sekolah ikut terlibat aktif memantau perkembangan gurunya, setelah itu dilanjutkan pemberian timbal balik pembelajaran dan coaching permasalahan guru pada saat mengajar. Proses ini diakhiri dengan menetapkan komitmen guru untuk menerapkan pembelajaran yang baik dan kepala sekolah melakukan supervisi dan memberi timbal balik kepada gurunya yang terjadwal selama satu tahun.
30 Juli 2016

 

IMG-20160801-WA0005

Komentar

komentar