Resensi Buku: Klandestin Di Chile

IMG_20160627_144226_scaled

Ini merupakan buku yang saya resensi dan merupakan salah satu sarana saya memperkenalkan #GemariBaca

Judul buku : Klandestin Di Chile
Penulis : Gabriel Garcia Marques
Penerbit : Akubaca , tahun 2002
Peresensi: Dini Wikartaatmadja, Creative Librarian Makmal Pendidikan

Miguel Littin, warga negara Chile yang dilarang pulang ke negerinya oleh pemerintahan Pinochet, masuk dengan cara menyamar selama enam minggu. Ia menyutradarai dengan perantaraan orang lain dan hadir di tengah tengah pengambilan gambar sebagai orang yang tidak dikenal.

Ia mengolok olok pemerintahan diktator dan menempelkan “buntut keledai” kepada kekuasaan yang menekan negerinya dalam bentuk rekaman film sepanjang lebih dari 100.000 kaki

Setelah petualanganya itu, ia berjumpa dengan Gabriel Garcia Marquez, penulis Kolumbia peraih hadiah Nobel Sastra tahun 1982.

Pertemuan mereka melahirkan sebuah buku berjudul La Aventura de Miguel Littin Klandestine de Chile yang ditulis berdasarkan wawancara intens selama 18 jam.

Ketika ia (Marques) menunjukkan manuskrip tersebut, katanya “Saya serta merta merasa takut. Narasinya sama kasar dan sama spontannya dengan apa yang saya sampaikan dalam percakapan kami”

Bersama dengan film dokumenter nya Littin, pemerintah Pinochet membakar 12.000 eksemplar buku tersebut begitu tiba di pelabuhan Chile.

Disinilah awal tragedi Libridisa dimulai. Sampai sekarang warisan sejarah itu tetap ada

Buku aliran keras namun nyaman dibaca. Embel embel peraih nobel Sastra jadi jaminan kwalitas utama. Jika ingin tau sejarah negara Chile, wajib baca buku ini.

Marquez kalah pamor dari Kahlil Gibran, namun masih lebih terkenal dibanding Nawal El Sadawy.

Bintang 8.6 pas untuk buku ini. Cerita yang “”Rimba”” namun terbungkus budaya tradisional.

Komentar

komentar