Punah? Bahasa Daerah?

Oleh: Nafda Luh Jinggan, Duta Gemari Baca Makmal Pendidikan.

Salam Literasii!! Semoga kita diberikan kesehatan rohani dan jasmani. Dan dilancarkan dalam beraktifitas, aamiin.
Nah, sayaa mau mengupas sedikit nih tentang kepunahan bahasa daerah (mother tongue) kita. Kenapa Bahasa Daerah kita punah ya???

Tapi sebelumnya, apa pengertian dari bahasa?? Mari kita lihat…

________________#1 Bahasa_______________

Pengertian Bahasa apa?

Bahasa (menurut KBBI) merupakan, sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengindentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, dan sopan santun yang baik.

Apa pentingnya bahasa?

Berbagai macamnya bahasa menjadi sangat penting bagi umat manusia. Diantaranya :

1. Menjadi ikon suatu daerah.
2. Membedakan bahasa satu daerah, dengan bahasa daerah lainnya.
3. Menjadi ladang pengetahuan.
4. Dan berkomunikasi untuk menunjukkan suatu hal menjadi jelas.

Lalu, mengapa beberapa bahasa bisa punah???

________# 2 Penyebab Kepunahan________

Kenapa bisa punah ya???

Yuk mari kita bahas. Ada beberapa faktor yang membuat punahnya beberapa bahasa. Misalnya:

1. Perang
2. Bencana Alam
3. Perkawinan Antaretnis dan Urbanisasi

Ini sedikit penjelasannya

——–Perang? Apa hubungannya ya?——–

Perang antar suku membuat salah satu faktor musnahnya bahasa. Karena siapapun suku yang kalah dalam perang, dia harus meninggalkan ciri khas budayanya. Lanjuttt

——————–Bencana Alam!!!——————–

Rata-rata suku pedalaman atau terpencil, hanya terdiri dari beberapa suku KK (Kartu Keluarga) saja. Tetapi tergantung aturan ada untuk jumlah khususnya. Namun, kebanyakan suku, hanya terdapat puluhan sampai ratusan saja.

Pada saat bencana alam terjadi, kemungkinan tidak atau sedikit yang selamat. Dan menyebabkan kurangnya penggunaan berbahasa.

—————-Urbanisasi.. Loh kok?—————-

Jika ada perantau dari daerah ke daerah lain termasuk Ibu kota. Dia akan menyesuaikan percakapannya dengan warga daerah yang ditempatinya. Hal ini untuk memudahkan berkomunikasi dalam segala kepentingan. Mau tidak mau, suka tidak suka secara perlahan dia menggunakan bahasa daerah yang dihijrahnya atau bahkan menggunakan bahasa persatuan Indonesia.

Terakhir

—————Perkawinan Antaretnis—————-

Perkawinan Antaretnis, setiap pasangan yang menikah berbeda suku, dia akan mengorbankan mother tongue-nya. Lalu, beralih ke bahasa persatuan.

Dari keempat faktor, tentu berakibat fatal. Yaitu berkurangnya angka bahasa yang Indonesia miliki. Monggo selanjutnya…

__________# 3 Akibat Kepunahan__________

   Di dunia ini kurang lebih ada sekitar enam ribu-tujuh ribu bahasa. Dan Indonesia memiliki 726 bahasa daerah atau 640 bahasa versi UNESCO.
Ada tiga belas bahasa yang pengguna lebih dari satu juta pengguna. Bahasa lainnya?? Bahasa lainnya digunakan kurang dari seratus orang pengguna. Tiga belas bahasa bahasa tersebut seperti :
a. Minangkabau
b. Sasak
c. Jawa
d. Sunda
e. Batak
f. Rejang
g. Bali
h. Aceh
i. Madura
j. Melayu
k. Lampung
l. Bugis
m. Makassar

Lalu apa yang punah???

Bahasa yang punah di Indonesia ada 14 bahasa :

1. Maluku Tengah
-Hoti
-Hukumina
-Hulung
-Serua
-Te’un
-Palumata
-Loun
-Moksela
-Nila
2. Maluku Utara
-Ternateno
-Ibu
3. Papua
-Sopani
-Mapia

_____ #4 Menangani dan Kesimpulan _____

Mari bersama-sama pelihara bahasa suku kita. Tak masalah menggunakan bahasa Indonesia. Namun jangan anggap bahasa daerah sebagai sejarah yang harus dilupakkan. Semoga angka bahasa kita bertambah bukan berkurang. Sampai disini pembahasan kali ini. Mohon maaf bila ada keliruan. Salam Literas

Komentar

komentar