Pengaruh Sampah Rumah Tangga Terhadap Kuat Tekan Batako Press

M. Faisal Juliansyah
Email: Faisal_815068@yahoo.com

Abstrak

Jumlah manusia terus bertambah hal ini berbanding lurus dengan jumlah materi buangan atau yang biasa kita sebut sampah. Khususnya Indonesia, dalam hal ini belum mampu mengatasinya. Pengadaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan TPS (Tempat Penampungan Sementara) yang dinilai masih sangat kurang untuk menampung jumlah sampah yang begitu besar. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah dengan menggunakan teknologi pembuatan bahan bangunan. Dengan alasan ekonomis dan pertimbangan lainnya penulis lebih memilih pembuatan batako press daripada konstuksi bahan bangunan lainnya. Penelitian karya ilmiah ini dilakukan di tiga tempat , yakni di laboratorium SMART Ekselensia Indonesia, tempat pembuatan batako ―Toko Asep‖, Jampang, Bogor dan di laboratorium jurusan teknik sipil Universitas Indonesia, Jakarta.

Penelitian ini berlangsung dari tanggal 2 Desember 2011 sampai 16 Desember 2011. Hasil yang diperoleh dari Compression Strength Machine (Mesin Kuat Tekan) dapat disimpulkan bahwa semua batako campuran sampah hasil penelitian masuk dalam kategori batako mutu I dan secara umum batako campuran sampah lebih baik dari pada batako kontrol (semen 100%) dalam hal kuat tekan dan lebih ringan dalam hal bobot batako. Adapun batako yang paling efisien dalam aspek kuat tekan dan berat adalah batako C dengan persentase semen 90% dan sampah 10%. Walaupun batako C relatif berat namun perbedaan kuat tekan yang cukup signifikan dengan batako lain membuat batako C memiliki daya yang cukup tinggi. Hasil tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para produsen batako. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk mengimplementasikannnya.

Kata kunci: Pemanfaatan sampah, Batako, Compression Strength Machine

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.