Merengkuh Asa Asosiasi Konsultan Sekolah Literasi Indonesia

IMG-20170827-WA0008-1

Sudah tiga hari para peserta Asosiasi Konsultan SLI mengikuti pembelajaran di P4TK Penjas & BK, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selama di sini kemampuan para peserta digembleng dan naluri sebagai konsultan diasah oleh para ahli di bidangnya.

Pada Minggu (27-08) pagi para peserta Trainsetter (Training Asosiasi Konsultan) mengikuti kegiatan Micro Training. Micro Training merupakan lahan pembelajaran agar para peserta mampu menggali kemampuan dalam menganalisis masalah serta mencari solusi terbaik di sekolah masing-masing. Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok kecil, kemudian satu persatu diberikan kesempatan selama dua puluh menit melakukan simulasi training di depan peserta yang lain, tujuannya agar para peserta mampu memetakan hal-hal yang harus dilakukan di sekolah.

IMG-20170827-WA0007-1

“Kami ingin agar para peserta tidak kehilangan arah ketika kembali ke sekolah masing-masing, oleh karenanya Micro Training begitu penting diikuti agar kelak mereka memiliki pegangan,” tegas Shirli Gumilang, Supervisor SLI.

Puas belajar di kelas Micro Training, lepas zuhur para peserta mendapatkan materi khusus dari Jamil Azzaini. Menurut Zamil para peserta bisa menjadi ahli pada bidang atau profesi apapun yang kita pilih untuk dijalani namun yang terpenting, jika ingin menjadi ahli maka jadilah ahli yang dapat dibawa ke akhirat. Sebab tujuan kita tak hanya ingin menjadi sukses, tetapi sukses mulia, ujarnya mantap.

Selama kurang lebih dua Jamil membuka mata para peserta seputar penyelaman diri menjadi pribadi kontributif baik di dunia maupun di akhirat.

“Di hari terakhir Trainsetter Asosiasi Konsultan SLI kami ingin memberikan yang berbeda dan wah kepada para peserta, agar pengimplementasian di lapangan kelak tak mengalami hambatan atau masalah. Kami berterima kasih atas bantuan beragam pihak karena membantu menyukseskan acara ini. Kami meminta maaf jika ada kekurangan selama mengadakan acara ini,” tutup Shirli

Komentar

komentar