Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini

DSC_0010

 

Oleh: Agung Rakhmad Kurniawan.

Guru Konsultan Sekolah Literasi Indonesia Penempatan Tasikmalaya.

 

Salah satu program terobosan yang diunggulkan MI Cibengang, Tasikmalaya, adalah program binaan membentuk karakter anak-anak sebagai seorang pemimpin. Sesuai dengan misi sekolah yang pertama yaitu membentuk karakter pemimpin yang Islami. Anak-anak dididik secara teori maupun praktik. Mulai dari pembiasaan awal di pagi hari yang meliputi Shalat Dhuha bersama, hapalan Juz Amma dan Al-Quran sampai pelajaran agama Islam lainnya. Berangkat dari sabda Rasulullah Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim), MI Cibengang melalui dua guru konsultan program Sekolah Literasi Indonesia, menambah lagi sebuah program ekstrakulikuler yakni panahan. Setelah program literasi yang terus berjalan, ternyata kegiatan eksul panahan sangat diminati oleh anak-anak.

Panahan dipilih sebagai program tambahan di sekolah guna menyesuaikan dengan misi sekolah, selain itu dengan memanah kita dapat melatih fisik dan yang utama adalah melatih emosi. Keseimbangan pada tubuh saat memanah dapat melatih anak-anak dalam berkonsentrasi. Tingkat emosional juga bisa terlihat dari hasil sasaran yang tepat atau malah tersasar, di mana jika emosi dalam kondisi tertekan maka otomatis anak panah yang dilepaskan akan tersasar. Program ini secara tidak langsung melatih anak-anak dala berdisiplin, melatih ketenangan dan menstabilkan emosi.

Dampak dari program panahan ini sudah mulai terasa, selain menarik minat anak-anak untuk terus belajar dan merasa sangat nyaman di sekolah dengan banyaknya kegiatan yang ada, motivasi antar siswa juga terus berjalan. Pada akhirnya, dengan adanya program ini, diharapkan akan lahir karakter pemimpin-pemimpin yang dapat berjuang bagi agama, bangsa dan negara ke depannya.

 

DSC_0001 DSC_0020

Komentar

komentar