Melihat Dunia Dengan Membaca

IMG-20170523-WA0005

Oleh: Redovan Jamil, penempatan SDN 12 Sokop Lokal Jauh Dusun Bandaraya, Desa Sokop, Kec. Rangsang Pesisir, Kab. Kep. Meranti, Prov. Riau.

Ilmu tidak memandang tempat, waktu dan usia. Ia (ilmu) akan selalu hadir di sekeliling kita sebagai seorang manusia yang bernyawa. Setiap apa yang kita temui adalah ilmu dan apa yang kita lakukan dalam keseharian juga harus menyikapinya dengan ilmu. Ilmu adalah pusat edaran kehidupan seorang manusia.

Dengan ilmu seorang bocah akan sanggup menggenggam dunia. Memecahkan setiap masalah yang ditemuinya dengan bijak, dengan statusnya seorang bocah. Semakin banyak seorang anak memiliki ilmu, semakin luas juga pola pikirnya untuk menyelesaikan setiap beban yang menggerogoti tempurung kepalanya. Ilmu, ilmu dan selalu ilmu.

IMG-20170523-WA0006

Dikarenakan ilmu itu adalah mahal, maka dari itu warga Bandaraya selaku komite sekolah mengupayakan pengadaan pondok baca di sekolah SDN 12 Sokop Lokal Jauh. Tidak adanya dana sekolah dan minimnya material untuk pembangunan pustaka sekolah tidak membuat warga sekolah beserta komite ciut dan menyerah. Setelah pelatihan komite sekolah tahap 1 tahun kedua dilaksankan, tersusunlah program komite. Salah satunya adalah pengadaan pondok baca dan pondok bermain siswa.

Rabu, (17/5) hampir semua masyarakat Dusun Bandaraya ikut terlibat dalam pembangunan pondok baca tersebut. Kegiatan itu dimulai sejak pukul 08.00 pagi. Memakai peralatan seadanya, untuk meja digunakan papan bekas meja belajar yang kaki mejanya sudah rusak. Beberapa kepingan papan bekas tersebut, disulap menjadi meja sederhana di pondok baca itu. Atapnya dari daun sagu yang dirajut rapi sehingga sanggup menepis panas jika matahari terik, menghalau rerintik air jikalau hujan mendera bumi Bandaraya.

Bapak-bapak yang dikomandoi oleh Kepala Dusun (Pak Nardi) serta Kepala Suku (Bapak Aheng) menyusuri rimba untuk mencari kayu yang berukuran sedang dan lurus. Kayu-kayu tersebut dipergunakan untuk tiang, dinding serta keperluan lainnya untuk pembangunan pondok baca serta pondok bermain para siswa.

Semua warga kompak dan saling bahu membahu. Konsultan Relawan Sekolah Literasi (Redovan Jamil) terkesima melihat hasil kreatifitas para komite sekolah telah mewujudkan pondok baca. Hasilnya sangat diluar dugaan, sempurna, jika dikategorikan kepada bahan seadanya.

IMG-20170523-WA0004

Kini anak-anak merasa senang membaca. Terlihat siswa berbondong-bondong membaca buku bacaan sambil menikmati pagi dengan secangkir ilmu yang disajikan oleh buku bacaan yang mereka baca. Pagi itu sangat sempurna, sang fajar memancar indah di atas atap SDN 12 Sokop Lokal Jauh. Melengkapi kebahagian di wajah siswa yang sedang asik membaca.

Jikalau ilmu diartikan sebuah pintu. Pintu merupakan suatu gerbang utama untuk menuju kepada sebuah bengunan. Maka sejatinya ilmu adalah buku, maka buku adalah gerbang untuk dunia yang lebih nyata, indah, dan bersahaja. Mari gemari membaca. Budayakan literasi di sekolah, terkhususnya di SDN 12 Sokop Lokal Jauh.

Komentar

komentar