Makmalian Harus Paham Pilar-Pilar Pendidikan

Proses atau tahapan yang harus dilakukan dalam hal apapun tidak terlepas dari sebuah perencanaan, begitu pula dalam hal pendidikan. Ada hal yang harus kita ketahui bersama mengenai pilar-pilar pendidikan yang harus dibangun atau dijalankan dalam membentuk karakter peserta didik atau putra-putri kita semua, sebab tanpa adanya sebuah pilar atau batu pijakan kita seperti berada diatas awan yang terbang tanpa ada sebuah lintasan untuk mendarat dengan baik.

 

Pilar pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter anak, setidaknya ada tiga pilar yang harus kita ketahui mengenai pilar-pilar pendidikan tersebut. Pilar pendidikan yang Pertama adalah keluarga, keluarga menjadi pilar yang sangat penting untuk membentuk karakter anak. Sebab melalui pendidikan keluarga, orang tua lah yang mengetahui sifat anak-anak yang dibimbingnya. Contohnya  cermin sikap ayah kepada ibu akan terlihat langsung oleh sang anak, bagaimana berkata yang baik, sopan santun, ramah tamah, lemah lembut dsb. Orang tua menjadi pilar pendidikan pertama bagi anak, di mana akan ada banyak rasa keingintahuan anak tidak terlepas dari informasi yang dimiliki oleh orang tuanya. Kita dapat ketahui bersama, masa anak-anak adalah masa dimana segala informasi atau hal-hal yang baru akan dia cari, maka inilah pentingnya komunikasi antara ayah dan ibu agar berkomunikasi dengan baik dan mencari informasi yang baik pula karena anak selalu melihat kebaikan di antara keduanya.

 

Pilar pendidikan yang kedua adalah masyarakat, masa perkembangan anak setelah mendapatkan bimbingan yang baik dari orang tuanya maka sudah saatnya masa perkembangan anak mulai tumbuh dan berkembang. Maka, pada saat itu pula proses pengetahuan anak akan terus berkembang. Keadaan lingkungan tempat anak bermain sangat penting dijadikan sarana pendidikan, sebab anak mulai mengenal lingkungan ia berada. Dalam hal inipun pendidikan masyarakat sangat penting, harus adanya pengelolaan yang baik dalam menjalankan sebuah hubungan ditengah-tengah masyarakat. Baiknya individu bergantung seberapa besar dukungan masyarakat sekitar, begitu pula pendidikan tidak bisa terpisahkan.

 

Pilar pendidikan yang ketiga adalah negara, dalam hal ini negara menjadi sebuah pengayom atau yang memfasilitasi diadakannya sekolah-sekolah untuk tempat anak-anak menimba ilmu. Sudah menjadi sebuah kewajiban dalam hal belajar, maka negara sifatnya wajib memfasilitasi sekolah-sekolah bagi anak-anak. Agar anak-anak bisa diwadahi untuk meningkatkan prestasi yang dimiliki, sehingga ketika negara memfasilitasi dengan baik akan bisa terlihat seberapa besar potensi anak-anak yang sudah melakukan tahapan pendidikan dengan baik dan yang belum.

 

Ketiga pilar di atas memiliki satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, karena di antara ketiganya memiliki fungsi kontrol dan monitor yang mampu bersinergi. Maka sudah saatnya membangun negeri dengan tiga pilar pendidikan agar  putra dan putri Indonesia  menjadi generasi terbaik pada masanya.

Komentar

komentar