Makmal Pendidikan Gelar Training Pengembangan Masyarakat dan Parenting

13662544_1315178791843469_549636139_o-300x225

Memasuki triwulan ke dua Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa bekerjasama dengan SDN Bantarwaru di Jalan Raya Calung Kampung Dahu Desa Bantarwangi Kecamatan Cinangka menggelar dua Training sekaligus. Yakni Training Pengembangan Masyarakat dan Parenting tahap dua. Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh kurang lebih 105 wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6. Hadir pula tokoh masyarakat, komite sekolah dan kepala desa setempat.

Fitri Ayu Indriasari mengungkapkan alasannya mengapa diadakan dua kegiatan dalam waktu yang bersamaan. Selain karena kegiatan sekolah memasuki tahun ajaran baru. Juga karena kegiatan tersebut memiliki keterkaitan baik dengan wali murid, komite sekolah, dan sekolah itu sendiri.

“Momentum seperti ini tak ubahnya sebuah tali. Tali-tali inilah yang dapat menguatkan setiap niat seseorang. Salah satunya niat untuk mengoptimalkan sekolah. Yang pada kenyataanya pemahaman akan pengoptimalan sekolah masih sangat minim.

Padahal, tugas mengoptimalkan sekolah tidak melulu dilakukan oleh komponen di dalam sekolah saja. Namun juga perlu adanya sinergi antara masyarakat, yang tak lain merupakan wali murid. Juga komite sekolah. Peran aktif komite sekolah sangat dibutuhkan kala ini. Mengapa demikian? Karena dari komite sekolahlah jembatan penghubung dari aspirasi wali murid tersampaikan ke sekolah. Sehingga usai acara ini, kontribusi sekolah dalam sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh sekolah tersebut.” Ungkap Fitri Ayu Indriasari Guru Konsultan Dompet Dhuafa usai menyampaikan materi, Kamis (28/7).

H. Sulaeman menanggapi apa yang telah disampaikan oleh pemateri. Mengenai peran sekaligus tugasnya sebagai komite sekolah periode 2010 hingga sekarang di SDN Bantarwaru. “Saya akan sangat senang sekali. Jika memang ada kejelasan terkait apapun yang bersinggungan dengan sekolah. Apalagi untuk kemajuan sekolah. Tetapi, saya meminta agar Kepala Sekolah transparan dalam hal apapun. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Jujur, selama jabatan itu saya seperti tidak ada artinya. Jika memang saya terpilih kembali. Saya ingin sekali memberi kontribusi sebagai orang yang telah diberi kepercayaan untuk menjembatani aspirasi wali murid.” Papar H. Sulaeman di akhir training.

Setelah melalui serangkaian acara, akhirnya terpilihlah 13 orang yang menjadi bagian dari Komite Sekolah. Kesediaan untuk kembali berkumpul pun kemudian tercetus. Akan ada diskusi yang panjang untuk program selama setahun ke depan antara Komite Sekolah dan Kepala Sekolah dalam memperbaiki mutu pendidikan. Yang tidak hanya berlandaskan kecerdasan semata namun juga berakhlak mulia. Sebagai tindaklanjutnya, kegiatan ini akan kembali dilangsungkan di minggu kedua di bulan Agustus mendatang.(Sauni)

Sumber: http://koranrumahdunia.com/2016/08/02/makmal-pendidikan-gelar-training-pengembangan-masyarakat-dan-parenting/

Komentar

komentar