Makmal Pendidikan dan Olimpiade Literasi Nasional

membaca

KABUPATEN SERANG, Koran RD-Banyak kegiatan yang dapat diselenggarakan melalui literasi. Salah satunya adalah dengan mengadakan perlombaan membaca seperti yang telah dilakukan oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa dalam Olimpiade Literasi Nasional, di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Kemarin, (20/10/2016).

Melalui gerakan ini, Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa berharap kondisi minat baca pada anak di Indonesia meningkat, sehingga kemampuan anak Indonesia dalam membaca terpetakan, Kemudian tumbuh budaya literasi di seluruh Jaringan Sekolah Literasi Indonesia, dan mengakselerasi peningkatan kemampuan membaca anak-anak Indonesia.

Olimpiade Literasi Nasional (de literasi) adalah olimpiade yang digemakan oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa di 19 Sekolah pendampingan dan inisiasi serta 11 Sekolah jaringan Sanrasi. Kegiatan ini serentak diberlakukan pada Sekolah Literasi di seluruh Indonesia. Terhitung sejak tanggal 23 September sampai 16 Oktober 2016. Puncaknya adalah adanya pengumuman pemenang pada 31 Oktober mendatang.

Menurut pihak Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, Olimpiade ini sangat unik. Karena pada pelaksanaanya tidak sekadar lomba, tetapi juga akselerasi peningkatan minat dan kemampuan literasi peserta dengan adanya training membaca cepat dan membaca pemahaman. Keunikan lainnya adalah, olimpiade ini merekam kriteria kemenangan dengan cara alami. Hal ini dikarenakan olimpiade menggunakan pendekatan penilaian tersembunyi dan mengoptimalkan fasilitas literasi dan budaya yang memang betul-betul apa adanya.

Setelah melewati tahap I pelaksanaan Olimpiade Literasi Nasional pada Kamis (12/10), yang melibatkan 64 siswa SDN Bantawaru kelas 4 sampai 6. Hari ini, Senin (17/10) Guru Konsultan Dompet Dhuafa memberikan Pelatihan Membaca Cepat dan Membaca Pemahaman.

Adanya pelatihan ini diharapkan siswa mampu memahami isi bacaan lebih baik lagi dari sebelumnya. Sehingga ketika mereka menghadapi pelaksanaan membaca tahap 2 tidak hanya sekedar membaca namun juga memahami isi bacaanya.

Endang Sudarma, Kepala SDN Bantarwaru begitu bahagia menyambut kegiatan yang diselenggarakan di sekolahnya hingga beberapa kali ini. Menurutnya, kegiatan ini sangatlah bagus. Terutama bagi sekolahnya, yang baru mekar. Dimana kemampuan membaca buku masih sangat rendah. Meskipun minat baca mereka cukup tinggi. Hal ini dikarenakan buku bacaan yang dimiliki sekolah masih terbatas. Dan kebiasaan membaca anak tidak dilakukan sedari kecil.

“Adanya kegiatan ini akan menjadi pemantik bagi anak-anak agar menambah koleksi buku yang dibacanya. Yang pada akhirnya budaya membaca di SDN Bantawaru tidak lagi rendah. Anak-anak akan menjadi,” jelas Endang usai memberikan sambutan pada anak-anak sebelum pelatihan di mulai.

Fitri Ayu Indriasari, Guru Konsultan Pendidikan Dompet Dhuafa yang menjadi pembicara juga ikut menambahkan pendapatnya mengenai pelatihan membaca cepat dan membaca pemahaman. Menurutnya, pelatihan ini dapat menjadikan siswa lebih siap lagi menghadapi olimpiade literasi tahap kedua.

“Pada akhirnya siswa akan siap baik mental maupun psikisnya, untuk mengikuti kegiatan Olimpiade Literasi tahap dua beberapa hari ke depan. Pelatihan ini seperti peluru bagi mereka untuk menghadapi musuhnya yakni membaca cepat dan memahami isi bacaannya,” ungkap Fitri Usai pelatihan kepada wartawan koranrumahdunia.com.

Penulis: Siti Sahauni
Konsultan Pendidikan Dompet Dhuafa
Penempatan SDN Bantarwaru Kec. Cinangka Kab. Serang

Sumber: http://koranrumahdunia.com/2016/10/22/makmal-pendidikan-dan-olimpiade-literasi-nasional/

Komentar

komentar