Kita Bisa Melakukan Hal yang Kecil dengan Cinta yang Besar

IMG-20170209-WA0003

Pipiku dikecupnya kanan dan kiri. Pelukannya hangat dan erat sambil berbisik,”Ibu Dini datang lagi ya besok!” Hatiku meleleh lalu seketika bahagia meliputi diri mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Betapa beruntungnya aku!

Rabu (08/02) di sebuah rumah sewaan yang tidak terlalu besar dan indah di daerah Ciputat, datang sekelompok anak-anak pengungsi yang saat ini sedang menunggu suaka dari negara ketiga. Mereka dari berbagai usia mulai dari tiga tahun hingga delapan belas tahun. Dengan garis muka yang berbeda satu sama lain tapi mereka punya banyak kesamaan yakni Harapan.

IMG-20170209-WA0004

Pagi itu, saya dan tim yang terdiri dari Kak Dian (Pustakawan DD) dan Kak Ojan (Pendongeng) datang dengan membawa ragam permainan dan buku. Ya, kami akan melakukan Biblioterapi untuk mereka.

Melihat kami datang mereka tersenyum girang sambil sesekali melirik bawaan kami yang penuh dan berat. Biblioterapi kami awali dengan serangkaian permainan sebagai pemanasan. Mulai dari lempar bola ke keranjang, susun balok hingga puzzle dilakukan oleh mereka yang terlebih dahulu dibagi menjadi tiga kelompok. Ruangan menjadi sesak dengan gelak tawa dan tingkah polah mereka karena senang. Selepas bermain merekapun langsung duduk manis untuk mendengarkan cerita dari buku yang berjudul Mantel Emas. Buku yang  tentang seekor anak Kanguru Pohon (Mantel Emas) yang bertualang di hutan bersama Ibu-nya dan menemukan bunga pohon kapuk,buah matoa serta kupu-kupu raksasa. Kemudian, Mantel Emaspun menyadari tidak bisa tidur di kantong Ibu-nya lagi karena sekarang telah memiliki adik yang tengah berdiam di kantong Ibu-ya.

IMG-20170209-WA0005

Cerita ini didengarkan oleh mereka dengan seksama sambil sesekali memperagakan kupu-kupu terbang dan menampilkan ekspresi-ekspresi yang kuminta dari mereka seperti mengantuk, kesal dan senang. Mendengar cerita pun selesai dan dilanjutkan dengan persiapan drama yang berisi cerita Mantel Emas. Anak-anak pun langsung dibagi perannya. Ada yang menjadi Kupu-kupu,Ekidna,Kanguru, Bunga kapuk,Pohon Matoa, dan tentunya Mantel Emas sendiri. Setiap anak diberi tugas untuk mewarnai kostum identitas mereka. Semangat mewarnai sambil sesekali Mba Riri dan Mba Rini (guru mereka) memberitahu jenis-jenis warna crayon yang ada di tangan mereka.

Permainan drama pun dimulai. Kehebohan yang di luar ekspektasi kami pun terjadi. Anak-anak begitu antusias sampai-sampai mereka langsung berganti peran dengan temannya. Walaupun drama tidak berjalan sebagaimana mustinya tapi yang terpenting adalah anak-anak bahagia. Setuju kan?

IMG-20170209-WA0006

Rupanya aktivitas yang dimulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB ini menguras energi mereka. Hal itu terlihat saat kami membagikan penganan ringan berupa roti dan susu, dalam hitungan menit semuanya mereka habiskan dengan lahap. Kegiatan santai itu pun kami pakai untuk refleksi. Bertanya tentang aktivitas yang mereka lakukan sedari tadi. Apakah mereka senang dengan kegiatan hari ini? Kegiatan mana yang membuat mereka senang? Jawabannya tentu sudah tergambar dari wajah mereka yang tak pernah berhenti-henti tersenyum dan tertawa.

Terakhir, kami pun memberikan anak-anak yang sudah lancar menulis sebuah buku harian yang bisa dipakai untuk mengungkapkan perasaan atau cerita mereka sehari-hari. Karena selain membaca, menulis juga cara yang baik untuk menyembuhkan keruwetan di hati dan pikiran. Mau coba?

IMG-20170209-WA0007

NB:

Biblioterapi adalah salah satu program yang sedang dikembangkan oleh Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa. Program yang bertujuan menyembuhkan diri sendiri melalui media buku ini selain untuk para pengungsi juga dilakukan di Rumah Sehat Terpadu untuk pasien gagal ginjal (hemodialisa) dan pasien anak-anak yang dirawat inap.

Saat ini kami masih membutuhkan banyak buku cerita anak, buku tentang kesehatan dan buku agama dan motivasi untuk dibaca oleh para pasien dan Refugee. Bagi Anda yang ingin berdonasi untuk pembelian buku bisa mengirimkan donasi ke Rekening BNI Syariah 23-000-3115 a.n. Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa (di akhir nominal diberi kode 31). Atau bisa juga mengirimkan buku secara langsung ke Pusat Sumber Belajar Dompet Dhuafa, Jalan Raya Parung KM. 42, Desa Jampang,Kecamatan Kemang,Bogor 16310. Terima kasih.

“Kita bisa melakukan hal yang kecil dengan Cinta yang besar”

 

Komentar

komentar