Kelas Mendongeng ala Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan

20151214_093420

Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa menjadi sarana belajar dan pembelajaran bagi siswa SMART Ekselensia Indonesia juga civitas Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa (YPnDD) dan umum. Pada Senin dan Selasa (14 & 15/12) diadakan Kelas Mendongeng bagi para orang tua murid PAUD Pengembangan Insani Dompet Dhuafa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan apa itu dongeng dan pentingnya dongeng bagi anak.

Dian Sumantri diberikan amanah untuk menjadi fasilitator para peserta yang rata-rata ibu muda dalam memahami pentingnya dongeng dalam keseharian anak. Acara dimulai pukul 09.00, kemudian pemateri memperkenalkan dirinya kepada para peserta Kelas Mendongeng. Setelah itu untuk menyamakan persepsi dan rasa antara pemateri dan peserta kelas dongeng, maka pemateri mengajak peserta untuk ice breaking (bermain). Pemateri bercerita dengan menyebutkan beberapa hewan yang telah disepakati dan ketika nama hewan tersebut disebut oleh pemateri ketika bercerita, maka peserta harus berkumpul sesuai dengan jumlah huruf pada hewan yang disebutkan tadi. Kelaspun semakin riuh dengan permainan tersebut dan suasana menjadi cair.

Dongeng pada anak memiliki banyak sekali manfaatnya antara lain bertambahnya kosakata, kedekatan emosi dengan orang tua akan semakin baik, anak akan belajar keterampilan problem solving. Dongeng juga disesuaikan dengan usia kelompok anak, anak usia 0-5 tahun disarankan dibacakan cerita menggunakan buku bergambar dengan sedikit tulisan sedikit dan penuh warna, anak usia 5-8 tahun bisa dibacakan cerita dengan atau tanpa buku (waktu efektif cerita sekitar 10 menit), anak usia 8-12 tahun dibacakan cerita yang lebih kompleks dengan berbagai macam konflik di dalamnya.

Mendongeng ada baiknya diwaktu ketika merasa rileks dan santai, sehingga cerita yang disampaikan bisa diterima dengan baik dengan segala pesan baik di dalamnya. Mendongeng juga perlu persiapan, antara lain cerita harus kita kuasai, intonasi suara harus dilatih, tempo juga dilatih dan selalu me-review kembali cerita yang disampaikan ke anak. Sehingga anak dapat belajar untuk menyampaikan apa saja yang mereka dapatkan ketika orang tuanya bercerita.

20151214_093456 20151214_093436 20151214_093430

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.