Keefektifan Penyaluran Bantuan Masyarakat Mandiri Terhadap Pengembangan Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (Studi Kasus : KPMS Bidara Cina)

M. Fadli Budiman
Email : fadli.machedaz@gmail.com

Abstrak

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro sekaligus memajukan perekonomian mikro Indonesia, Dompet Dhuafa melalui Masyarakat Mandiri (MM) melakukan pemberdayaan masyarakat dengan memberi pembinaan, pendampingan dan bantuan permodalan. Dengan pemberdayaan masyarakat, diharapkan usaha mikro yang dikelola masyarakat dapat lebih profesional, terjaga kontinyuitasnya serta menghasilkan produk yang halal, sehat dan memiliki nilai tambah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keefektifan penyaluran bantuan MM terhadap Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) di wilayah Bidara Cina, Jakarta timur. Pengukuran keefektifan dilakukan dengan penilaian melalui observasi dan wawancara terhadap mitra Program KPMS dalam empat belas indikator yang diperoleh dari laporan akhir tahun dan kaji dampak Program KPMS Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan MM telah memenuhi tiga belas dari empat belas indikator atau sekitar 93,85%. Adapun indikator kemampuan dalam membuat laporan keuangan pribadi belum terpenuhi karena tingkat kerumitan yang mitra anggap sulit untuk dilakukan. Pencapaian keefektifan ini menunjukkan bahwa program layak dilanjutkan di masa mendatang dengan beberapa perbaikan.

Kata kunci : keefektifan program, pemberdayaan masyarakat, usaha mikro, makanan sehat, kaji dampak

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.