KAWAN SLI: Menggerak Guru Menggerak Pendidikan

KAWAN SLI: Menggerak Guru Menggerak Pendidikan

Ruang Rapat Srikandi riuh sejak pukul 09.00. Rupanya Sumarsana, M.Si, Kepala Dikpora Kulon Progo, mengundang sejumlah penggerak pendidikan melakukan Forum Group Discussion (FGD) di rapat kegiatan yang bertajuk Evaluasi Program Inkubasi Sekolah Literasi Indonesia Kulon Progo.
Pada FGD tersebut antara lain Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Kepala Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta beserta jajarannya, Sekretaris Dinas, Kepala Sub Bagian Perencanaan, Kepala Bidang Pembinaan SD, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD, Pengawas Lingkup Kapanewon Wates, Pengasih, dan Sentolo, konsultan relawan Sekolah Literasi Indonesia (SLI), serta tujuh Kepala Sekolah Dasar dan tiga Kepala Madrasah Ibtidaiyyah penerima manfaat program SLI.
“Menyatu.. menyatu.. Luar Biasa! Menyatu.. menyatu Istimewa!” jargon SLI Kulon Progo menggema ketika KAWAN Irfa Ramadhani, Perwakilan Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, menyampaikan pemaparan perjalanan SLI Kulon Progo. Pemaparan dan diskusi berlangsung santai dan penuh tawa (namun tetap serius) hingga akhir acara.
Rapat kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Sumarsana dengan harapan dapat lebih mengetahui perjalanan proses pendampingan SLI. Selain itu kegiatan ini dilakukan demi menguatkan implementasi hasil pelatihan di sekolah/madrasah terdamping, sebagaimana disampaikan secara langsung pada FGD oleh Eko Teguh Santosa, S.Pd., Sekretaris Dinas, kepada para kepala sekolah penerima manfaat SLI, “Pesan saya kepada para kepala sekolah agar bisa menggerakkan yang lainnya, sekolah itu kuncinya njenengan,” ungkap Eko.
Siti Hibanah, Pengawas Kapanewon Wates, menyampaikan jika baru sedikit sekolah yang mengikuti kegiatan di sekolah binaan SLI. “Saya ucapkan terima kasih untuk kesempatan yang sangat luar biasa ini, kami merasa gembira karena sekolah di sini mendapatkan manfaat dari program SLI karena banyak sisi positifnya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa semangat kepala sekolah setelah mengikuti kegiatan menjadi luar biasa.

Komentar

komentar