Kawan SLI Gelar Lokakarya Literasi dan Sosialisasikan Program di Leuwidamar

 

Kawan Sekolah Literasi Indonesia (SLI)  Angkatan 4 mengadakan lokakarya literasi bertajuk “Menjadi Sekolah Zaman Now Berbudaya Literasi.” Kegiatan ini merupakan wadah menyosialisasikan program SLI kepada kepala sekolah dan madrasah se-Kecamatan Leuwidamar di Aula MIN 1 Lebak, Desa Wantisari.

 

Lokakarya yang mengusung tema literasi ini dihadiri oleh 13 Kepala SD, 4 Kepala MI, perwakilan pengawas dari MI, Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan, dan perwakilan dari pemerintah Kecamatan Leuwidamar.

 

Lokakarya dibuka Herman, S.Pd., M.Si., Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Leuwidamar. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan harapannya kepada kepala SD/MI agar bersama-sama menyukseskan program SLI.

 

“Dapat kita lihat sendiri, betapa semangatnya anak-anak muda yang berasal dari luar pulau Jawa untuk giatkan literasi di Kecamatan Leuwidamar ini. Saya berharap, semangat tersebut dapat tersalurkan kepada bapak/ ibu kepala sekolah dan madrasah supaya lebih semangat dan antusias mengikuti program ini,” tambahnya.

 

Lokarya literasi bersama Kawan SLI bertujuan membangun kesadaran kepala sekolah dan madrasah tentang pentingnya budaya literasi. Antusias para peserta terlihat sampai akhir kegiatan yang berlangsung selama lebih dari dua jam. Dalam kegiatan ini, Kawan SLI juga memberikan informasi tentang pelaksanaan program SLI di Kecamatan Leuwidamar.

 

Kegiatan lokakarya ini juga menandakan dimulainya pendaftaran dan seleksi sekolah dampingan Sekolah Literasi Indonesia tahun ini. Seluruh kepala SD dan MI yang hadir menunjukkan antusiasmenya terhadap program SLI, terbukti dengan keingintahuan para peserta tentang program SLI yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan. “Semoga dengan adanya pendampingan program SLI di Leuwidamar mampu mendukung kepala sekolah dan madrasah dalam mengembangkan  budaya literasi di sekolah.

 

 

 

 

Komentar

komentar