Kalimantan, Ikan Asin, dan Air Tadah Hujan

Oleh: Andi Ahmadi.

Genap seminggu sudah saya berada di tanah Borneo. Pulau terbesar di republik ini yang menurut saya cocok dijadikan sebagai ibu kota negara.

Mendapat tugas mengunjungi sekolah dampingan, saya berkesempatan menginjakkan kaki di Kapuas Hulu dan Sanggau. Dua kabupaten di penghujung Kalimantan Barat.

Kapuas Hulu menjadi daerah yang pertama saya kunjungi, tepatnya di Desa Engkerengas, Kecamatan Selimbau.

Di sepanjang wilayah ini, terbentang anak Sungai Kapuas yang merupakan tempat sebagian masyarakat menggantungkan hidup. Di sungai inilah ekonomi mereka tumbuh. Salah satunya dari hasil tangkapan ikan. Dari hasil tangkapan tersebut, sebagian dibuat menjadi ikan asin.

Di daerah ini, air bersih amatlah berharga. Hampir semua masyarakat mendapatkan air bersih dari tumpahan air hujan yang dikumpulkan dalam wadah penampungan. Jika hujan tak kunjung datang, maka air sungai Kapuas mau tak mau menjadi pilihan. Untuk mandi, mencuci, ataupun aktivitas rutin yang biasanya dilakukan di pagi hari dan itulah yang saya dapati.

Tiga hari di Kapuas Hulu, saya pun beranjak menuju Sanggau dengan membawa oleh-oleh khas daerah ini; ikan asin. Lumayan, bisa untuk ngemil saat nonton final Liga Champion nanti.

Sanggau, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini kondisinya tak jauh berbeda dengan Kapuas Hulu. Sebagian besar masyarakat masih menggunakan air tadah hujan untuk keperluan sehari-hari. Termasuk di rumah rekan yang saya tumpangi.

Beruntung bagi saya. Dua hari di Sanggau, hujan pun tiba. Tentu ini menjadi kebahagiaan tersendiri. Termasuk saya yang merindukan guyuran air untuk membasahi diri.

Namun, kebahagiaan sore itu pun seketika berubah. Keinginan untuk mandi pupus setelah air di bak mandi hasil menadah air hujan berubah warna dan baunya.

Awalnya kami bingung mengapa air di bak mandi menjadi amis. Akhirnya gelak tawa keluar dari mulut kami setelah kami menemukan penyebabnya. Karena beberapa jam sebelumnya, kami menjemur ikan asin yang saya bawa dari Kapuas Hulu di atas atap seng, di mana itu adalah jalur air hujan mengalir ke penampungan bak mandi.
amat.

Komentar

komentar