International Academic Conference On Social Sciences Osaka, Jepang 2014

Pada Jumat (17/10), tim Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa berkesempatan untuk mempresentasikan hasil risetnya yang berjudul ‘The Effect of Dompet Dhuafa Psychosocial Program Toward Trauma Healing, Academic Motivation, and Spiritual Intelligence of Adolscent of Disaster Victims Sinabung Eruption (a Case Study on SMAN 1 Tiganderket)’ pada gelaran International Academic Conference On Social Sciences di International House Osaka, Jepang.

Acara yang dihelat pada 15-17 Oktober tersebut dihadiri peserta dari berbagai belahan dunia. Pada kesempatan itu Rina Fatimah memperkenalkan tentang Dompet Dhuafa dan juga Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa yang meliputi Beastudi Indonesia (BI), Sekolah Guru Indonesia (SGI), Makmal Pendidikan, dan Smart. Selesai melakukan presentasi para peserta dan presenter menunjukkan ketertarikan mereka pada Dompet Dhuafa dan program yang dipresentasikan. Hal ini terlihat dari betapa antusiasnya mereka untuk mencatat apapun yang berhubungan dengan Dompet Dhuafa termasuk alamat web Dompet Dhuafa yang sempat ditampilkan pada presentasi kali itu. Bahkan seorang Profesor asal Korea Selatan sempat berucap “It’s a good program”.

Antusiasme peserta dan presenter sangatlah besar namun waktu terbatas hingga jumlah penanya dibatasi. Saat itu hanya 1 peserta saja yang diizinkan mengajukan pertanyaan, dan terpilihlah seorang presenter asal Malaysia. Pada kesempatan yang ia miliki, ia banyak bertanya tentang program yang Dompet Dhuafa miliki secara terperinci.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Psikososial Dompet Dhuafa berpengaruh terhadap penurunan trauma serta sangat berpengaruh terhadap peningkatan motivasi akademik dan spiritual akademik. Secara umum pengaruh program lebih baik hasilnya terhadap remaja perempuan dibandingkan laki-laki. Namun perlu dilakukan penelitian serupa pada tempat/ daerah bencana lain dengan program yang sama sehingga program ini valid untuk bisa diadopsi oleh NGO/instansi lain sebagai program pemulihan trauma, peningkatan motivasi akademik serta motivasi spiritul remaja korban bencana.

{fcomment}

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.