Ibu adalah Hari

DSC_0080

Selayak hujan yang membalas debu kemarau, selayak embun yang tak butuh warna untuk dicintai daun, sosok seorang ibulah yang membuat banyak rasa syukur di dunia ini menjadi sebuah keindahan yang tak ternilai. Dari detik ke detik, mengalun selalu kasih sayang ibu yang tak akan terbalas jasanya. Bagaiamana kehadiran seorang ibu adalah sebuah anugerah yang menjadikan perjuangan untuk membahagiakan harus dilakukan dengan semangat perjuangan yang ia lakukan untuk melahirkan. Ibu juga seorang guru, guru yang tanpa pamrih mengajarkan apapun untuk anak yang selalu disayanginya.

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548). Dari hadist tersebut, jelas memang peran seorang ibu sangatlah besar dalam kehidupan kita.

Mencintai ibu bukan hanya setiap hari, tapi setiap waktu. Dimanapun kita berada, ibu adalah semua mimpi yang diberikan untuk dibahagiakan. MI Cibengang, yang berada di pelosok Tasikmalaya, mengadakan sebuah acara untuk memperingati jasa ibu tepatnya di hari ibu. Bertema, surat untuk ibu, anak-anak menuliskan semua rasa terima kasih yang diucapkan untuk ibu, semua perminta maafan untuk semua hal yang selama ini belum tersampaikan ke ibu. Haru biru di ruang kelas tak terbendung lagi. Pelajaran di hari ibu yang mengajarkan kepada kita, betapa ibu selalu ikhlas memafkan kita walau apapun yang pernah kita lakukan ke ibu sampai menyakiti hatinya.

Jasa ibu tak akan terbalas, doa-doa yang ibu panjatkan juga adalah hadiah terbesar untuk hidup kita. Mendidik diri menjadi karakter yang berakhlak adalah salah satu kunci membalas hal tersebut. Berusaha membahagiakannya setiap waktu adalah tugas kita sebagai anak. Karena ibumu adalah doamu, karena ibumu adalah hidupmu, karena ibumu adalah surgamu, lakukanlah yang terbaik untuk ibumu. Semoga Allah selalu memberikan waktu untuk kita membahagiakan orang tua kita dimanapun kita berada.

Bu, selamat hari ibu..

Komentar

komentar