Duta Gemari Baca untuk Literasi di Indonesia

Duta Gemari Baca untuk Literasi di Indonesia


Tingkat membaca siswa Indonesia menempati urutan 57 dari 65 negara (PISA, 2010), begitupula dengan indeks minat baca di Indonesia yang masih berada di angka 0,001, artinya dari 1000 orang hanya 1 orang yang membaca. Hal tersebut  membuat pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia belum maksimal karena pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) di dalamnya masih minim, salah satu faktor yang melatarbelakangi minimnya pengetahuan SDM tersebut yakni rendahnya minat baca. Kondisi minat baca di Indonesia memang (cukup) memprihatinkan, berdasarkan studi “Most Littered Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61).
Fenomena ini sangat dekat hubungannya dengan aksesibilitas masyarakat terhadap buku, kedekatan generasi muda dengan teknologi terkini, dan sulitnya mencari Taman Baca Masyarakat (TBM) terdekat. Hal ini jelas menjadi tantangan besar untuk pemerintah dan komponen masyarakat lainnya karena berhubungan langsung dengan nasib bangsa ke depannya.
Menjawab tantangan di atas, Pengembangan Sumber Belajar dan Jaringan Literasi (PSBJL) Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa menginisiasi gerakan Gemari Baca. Gemari Baca merupakan gerakan mengajak masyarakat untuk kembali menggemari aktivitas membaca sebagai bagian dari budaya literasi, gerakan ini dilakukan di sektor formal yakni sekolah maupun informal seperti taman bacaan, keluarga, komunitas dan kelompok lainnya.
Pada praktiknya Gemari Baca berusaha membangun keterikatan dengan masyarakat melalui buku. Dengan menggunakan sistem volunterisme, Gemari Baca menyasar kalangan anak muda untuk dijadikan Duta Gemari Baca. Duta Gemari Baca sendiri ialah sekumpulan pemuda dengan minat khusus dalam pengembangan literasi, mereka adalah orang-orang terpilih yang penuh semangat serta memiliki keinginan untuk berkontribusi tinggi di masyarakat. Melalui kehadiran mereka diharapkan jangkauan pengembangan literasi masyarakat bisa jauh lebih luas dan efektif.
Makmal Pendidikan
Setiap tahunnya PSBJL Makmal Pendidikan memilih duta-duta baru guna melebarkan jangkauan gerakan Gemari Baca. Pada 2016, 2017, dan Maret 2018 lalu terpilih 20 Duta Gemari Baca Batch 1, 2, dan 3 yang berasal dari beberapa sekolah dan universitas di Indonesia. Mereka adalah anak-anak terpilih yang memiliki tugas tidak mudah, secara berkala mereka harus mensosialisasikan pentingnya membaca melalui serangkaian kegiatan diberbagai daerah. Suka duka pun mereka rasakan, tetapi semangat mereka untuk mencerdaskan bangsa tidak pernah padam.
Makmal Pendidikan
“Duta Gemari Baca bertumbuh menjadi komunitas yang memiliki kefokusan dalam bidang literasi, di mana mereka aktif berkontribusi di komunitas, TBM maupun lingkungan masing-masing,” ujar Tika, Ketua Pesantren Literasi Duta Gemari Baca. “Agar gaung Gemari Baca tak memudar, pada 05 Mei hingga 23 Mei 2018 lalu PSBJL Makmal Pendidikan kembali merekrut Duta Gemari Baca Batch 4,” tambahnya.
Setelah melewati ragam seleksi, terpilihlah 18 Duta Gemari Baca Batch 4 yang siap mengawal dan mensosialisasikan pentingnya membaca melalui gerakan Gemari Baca di masyarakat umum.
“Mulai Jumat hingga Minggu (01-03 Juni) ini para Duta Gemari Baca Batch 4 akan mengikuti Pesantren Literasi di Bumi Pengembangan Insani Dompet Dhuafa Pendidikan, Bogor, Jawa Barat, sebagai bentuk penggemblengan diri sebelum terjun ke lapangan,” paparnya. Selama tiga hari para Duta akan mengikuti gelar wicara dan lokakarya guna mendapatkan asupan materi penting seputar literasi dan pengembangannya.
“Kami berharap setelah mengikuti seluruh rangkaian acara para Duta mampu mengembangkan jaringan penggerak literasi, mampu mengenalkan kesadaran kiterasi kepada masyarakat, mampu membangun jaringan dalam bidang literasi, dan mampu memberikan ruang akses literasi kepada sekolah dan masyarakat,” tutup Tika.
Selama setahun ke depan Duta Gemari Baca Batch 4 akan terinternalisasi ke dalam berbagai sektor (baik formal maupun informal) mencakup TBM, komunitas, dan kelompok sosial masyarakat lainnya.
Selamat bertugas Duta Gemari Baca batch 4! (AR)

Komentar

komentar