Duta Gemari Baca, Para Pejuang Literasi

cover

Bogor– Indonesia saat ini menempati peringkat 64 dari 65 negara yang menjadi objek penelitian Programme for International Students Assessment (PISA). Tingkat membaca siswa di Indonesia menempati urutan 57 dari 65 negara (PISA, 2010) dan indeks minat baca di Indonesia masih berada pada 0,001 yang artinya dari 1000 orang hanya 1 orang yang membaca. Data lain menunjukkan bahwa tingkat melek huruf orang dewasa hanya 65,5% (UNESCO, 2012).

Kemampuan literasi anak dan siswa ternyata erat kaitannya dengan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah, begitu pula dengan masyarakat umum. Mayoritas masyarakat Indonesia tidak memiliki taman baca masyarakat (TBM). Oleh karenanya Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa hadir untuk menjawab tantangan tersebut, adapun komponen literasi yang dikembangkan di PSB antara lain membaca, menulis, story telling dan permainan literasi serta pengembangan program Gemari Baca.

Guna memasifkan edukasi literasi di masyarakat, PSB, melalui program Gemari Baca membangun sistem kerelawanan bernama Duta Gemari Baca. Duta Gemari Baca merupakan kumpulan pemuda pemudi yang memiliki minat khusus dalam pengembangan literasi dan semangat kontribusi yang tinggi. Melalui mereka diharapkan jangkauan pengembangan literasi masyarakat bisa jauh lebih luas dan efektif. Gerakan mengajak masyarakat untuk kembali menggemari aktivitas membaca (Gemari Baca) sebagai bagian dari budaya literasi. Gerakan ini dilakukan di sektor formal yakni sekolah maupun informal seperti taman bacaan, keluarga,komunitas dan kelompok lainnya. Duta gemari baca sendiri diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat berkenaan dengan isu literasi. Sebelum melakukan tanggung jawab sebagai Duta Gemari Baca 2016 tentunya para duta harus mampu mengenali dengan baik potensi dirinya sebelum melebur ke dalam tanggung jawab membangun kesadaran masyarakat terkait literasi.

Maka pada Sabtu (11/09) PSB mengadakan workshop bagi para Duta Gemari Baca 2016. Dengan mengusung tema “Minat Kuat Bakat Melesat”, kegiatan yang diadakan di Ruang Audio Visual PSB dan dihadiri oleh 20 Duta Gemari Baca ini berlangsung mulus dengan diwarnai gelak tawa, para duta terlihat sangat antusias mengikuti sesi demi sesi. Yeti Widiawati, Psikolog, didapuk menjadi pembicara seputar kompetensi diri pada workshop yang dihelat pukul 09-00-14.00 WIB tersebut.

“Para duta harus mengenal diri mereka terlebih dahulu sebelum terjun mengedukasi masyarakat seputar literasi,” ujar Hani, Coach Duta Gemari Baca.

Para duta juga diajarkan cara membuat talent maping diri yang bertujuan agar mereka mampu mengenali pentingnya keberadaan dirinya, mampu memahami dirinya lebih lanjut, dan mampu memahami pentingnya spesialisasi kompetensi.

“Kami sangat berharap para duta akan menjadi role model baru di masyarakat terkait literasi. Dengan semangat muda mereka kami sangat yakin mereka mampu membuat masyarakat kembali mencintai membaca dan membudayakan membaca,” tutupnya.

Menjelang akhir tahun 2016 ini para duta akan menjalankan tugasnya sesuai dengan lokasi masing-masing dan mereka akan berjuang memulihkan kembali minat baca masyarakat. Selamat bertugas Duta Gemari Baca 2016, salam literasi! (AR)

 

P_20160911_095205 P_20160911_101909 P_20160911_092435 P_20160911_092538 P_20160911_092545 P_20160911_095121

 

 

Komentar

komentar