Duta Gemari Baca Ajak Pemuda Sulawesi Tenggara Cintai Literasi

duta

Rabu, 7 September 2016 salah satu Duta Gemari Baca asal Sulawesi Tenggara, Ranti Widiastuti, mengajak pemuda khususnya yang berdomisili di kota Kendari untuk meningkatkan kecintaan pada literasi. Seruan tersebut diungkapkan melalui sebuah acara Salam Sultra yang merupakan program rutin salah satu stasiun televisi lokal di Sulawesi Tenggara. Pada acara yang tayang pukul 10.00–11.00 WITA tersebut ia menceritakan pengalaman selama mengikuti kegiatan Pesantren Literasi 2016 dan pemahaman tentang pentingnya literasi.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program unggulan Makmal Pendidikan, Dompet Dhuafa Pendidikan. Kegiatan yang mengusung tema “Cerdas Literasi, Kenapa Tidak?” itu berlangsung selama tiga hari tanggal 21-23 Juni 2016 lalu di Bumi Pengembangan Insani, Bogor. Dua puluh pemuda/i usia 15 – 22 tahun dengan berbagai latar belakang pendidikan turut serta untuk mendalami dunia literasi tersebut. Narasumber dari berbagai bidang kepakaran dihadirkan untuk memberikan materi yang dikemas sedemikian  menarik membuat peserta hanyut dalam program tersebut.

Sesi pertama Salam Sultra dimulai dengan pemaparan akan pentingnya literasi dalam suatu bangsa, karena tingkat literasi warga negara berbanding lurus dengan kemajuan suatu bangsa. Mengutip data dari UNESCO (2012), indeks minat baca di Indonesia masih berada pada angka 0,001 yang artinya dari 1000 orang hanya satu orang yang membaca. Kondisi inilah yang mendorong gentingnya membangkitkan gerakan masyarakat cinta literasi, salah satunya melalui membaca. Hal yang pertama yang dilakukan adalah dengan memahami manfaat membaca itu sendiri. Seperti halnya tubuh yang memerlukan olahraga agar tetap sehat, otak juga membutuhkan latihan agar tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik, salah satu caranya dengan membaca. Selain itu “membaca adalah cara terindah mencintai negeri,” ungkap perempuan kelahiran Kendari yang akrab disapa Ranti.

Acara berdurasi sekitar enam puluh menit tersebut ditutup dengan harapan di masa mendatang, bahwa untuk dapat mencapai tujuan besar tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik pemerintah maupun masyarakat agar semangat berliterasi menggema diseluruh pelosok negeri.

Komentar

komentar