Makmalian Saatnya Ikutan HAYAT (Sehari Hafal Satu Ayat)

HAYAT ialah kegiatan menghafal surah-surah pilihan dengan metode menghafal 1 ayat setiap hari selama Ramadan.

Makmalian bakal dipandu para hafiz Qur’an berpengalaman sampai hafal!

 

Menarik kan?

 

Bukan cuma itu, Makmalian juga akan mendapatkan teman ngafal, buku mutaba’ah hafalan, dan sertifikat hafalan lho. Pokoknya Ramadan tahun ini kudu berkesan! Buruan gabung dengan mendaftar melalui pranala ini bit.ly/Galaksi1442H

 

Pendaftaran hanya sampai 10 April 2021. Jangan sampai ketinggalan ya.

 

Narahubung:
📱wa.me/+6281231233071

 

———————————————————-
Kirimkan donasi Ramadan terbaikmu melalui 2881288126
BNI Syariah Dompet Dhuafa Republika
(Sertakan kode 42 di belakang nominal donasi)
Misal 100.042
———————————————————-

Siap-Siap Ramadan Akan Tiba!

Ramadan akan segera menyapa, apakah kita telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya? Sebelum Ramadan tiba ada baiknya kita mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Kami memiliki beberapa tips persiapan yang dapat kita lakukan menjelang Ramadan nanti:

  1. Menjalani puasa di hari biasa

Bagi yang tidak terbiasa, puasa sebulan penuh akan cukup menyulitkan. Agar Sahabat Pendidikan tidak kaget, yuk coba melakukan puasa sunah Senin Kamis atau Puasa Daud. Kami yakin jika rutin dilakukan, menjalani puasa di bulan Ramadan akan terasa mudah.

  1. Menyelesaikan Qadha Puasa

Puasa di bulan Ramadan hukumnya wajib, hanya saja ada beberapa kondisi yang membuat seseorang tidak menjalankan puasa dan menggantinya di bulan lain. Hanya saja Sahabat Pendidikan tidak boleh lupa untuk membayar hutang puasa terseut sebelum Ramadan tiba

  1. Mengurangi camilan

Mengurangi camilan konon sangat membantu seseorang dalam mengatur pola makan. Hal tersebut membuat seseorang mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, sehingga ketika berpuasa, tidak akan sering merasa lapar.

  1. Persiapan Khatam Al-Qur’an

Banyak orang yang menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu untuk mengkhatamkan Al-Quran. Karenanya mulailah menghitung berapa banyak ayat atau juz yang harus dibaca setiap hari agar selesai tepat ketika Ramadan berakhir.

  1. Kurangi berperilaku buruk

Puasa juga menjadi tempat seseorang untuk melakukan hal-hal baik. mulai dari menjaga sikap, perkataan, dan perbuatan. Alangkah baiknya, hal tersebut mulai kita lakukan sejak saat ini bahkan setelah Ramadan usai.

  1. Persiapkan Harta

Bulan Ramadan adalah ladangnya pahala dan penebusan dosa. Selain melakukan ibadah salat atau puasa, banyak hal yang dapat dilakukan untuk berbuat kebaikan. Contohnya, membayar zakat, infaq, dan bersedekah. Tidak harus banyak, tetapi niat yang ikhlas dan tulus karena Allah ta’ala.

  1. Olahraga

Mulailah berolahraga utuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh kamu. Ketika puasa, seseorang akan mudah lemas dan jatuh sakit jika tidak diimbangi pola makan yang sehat dan tentunya berolahraga yang cukup.

Ini Dia Amunisi Pelengkap Ramadan Makmalian

 

Makmalian, tak terasa Ramadan tinggal menghitung hari. Sudah siapkah menyambut kedatangan bulan suci?

Selain persiapan jasmani untuk menjalankan ibadah puasa, persiapan rohani juga harus kita perhatikan. Rugi sekali jika Ramadan tahun ini hanya mendapatkan lelah dan laparnya saja, tetapi mental dan spiritual kita tak terasah.

Nah, untuk itu Dompet Dhuafa Pendidikan sudah menyiapkan amunisi pelengkap berupa e-book “Ramadan Eduaction” yang berisi kumpulan tulisan inspiratif dan aneka tips supaya Ramadan kita lebih bermakna. Selain itu kami juga menyisipkan ragam program Ramadan Dompet Dhuafa Pendidikan yang bisa Sahabat Pendidikan ikuti, dijamin seru dan bikin ketagihan!

Yuk, dapatkan e-book Ramadan Eduaction sekarang juga dengan mengeklik pranala berikut bit.ly/RamadanEduaction

Selamat menyambut Ramadan, Makmalian! Semoga kita bisa memanfaatkan Ramadan sebagai madrasah penempa diri menjadi lebih baik. Aamiin.

Saatnya Baca Peluang Melalui Ruang Baik, Makmalian

Dear Makmalian,

 

Membangun bisnis dari nol hingga memiliki puluhan ribu reseller siapa yang gak mau? Apalagi sebentar lagi kita akan memasuk bulan Ramadan. Meski masih pandemi namun kita dituntut tetap kreatif di segala kondisi.

 

Saatnya  persiapkan diri karena Aksi Kebaikan akan mengadakan webinar Ruang Baik: PELUANG HASILKAN CUAN MENJELANG BULAN SUCI RAMADAN

 

Tema yang menarik bukan?

 

Di Ruang Baik kali ini kami akan mengajakmu berkenalan dengan Maulana Ishak, Direktur Utama PT. Nusantara Multi Jaya, Mitra Co-branding Dompet Dhuafa Pendidikan; yang memulai karirnya dengan membantu para petani mutiara di daerah pasca bencana, hingga bisa mendirikan perusahaannya sendiri serta memiliki puluhan ribu reseller. PT. Nusantara Multi Jaya ialah perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran mutiara laut selatan terbaik di dunia.

 

Dimoderatori Zulfa Nurhikmah, Customer Relation Dompet Dhuafa Pendidikan, kamu juga akan belajar cara memulai bisnis dari nol dan tetap berjaya meskipun pandemi.

Jangan sampai ketinggalan, catat tanggal mainnya:

Hari: Jumat, 9 April 2021
Pukul: 13.30-15.00 WIB
via Zoom (pranala akan dibagikan kepada peserta yang telah mendaftar).

Untuk mendaftar sila mengeklik pranala berikut:
Bit.ly/ruangbaik

Ruang Baik terbuka untuk umum!
HTM: Berikan donasi terbaikmu ke 2881288126
BNI Syariah Dompet Dhuafa Republika
Sertakan kode 33 di belakang nominal donasi, misalnya 50.033

Jangan sampai ketinggalan, DAFTAR SEKARANG!

Informasi lengkap sila hubungi narahubung kami di 081288338840.

Ikutan Belajar Saham yuk Makmalian

Assalamu’alaikum, Makmalian


Tertarik belajar investasi yang sesuai kaidah syariah? Buat kamu muslim/ah yang sudah siap investasi dan mau belajar dari dasar, cocok banget ikutan kelas ini.⁣

Gak hanya teori-teori saja, di kelas ini kamu akan banyak belajar cara menganalisis agar siap praktik langsung investasi di saham Syariah dan Reksadana Syariah!⁣

Kelas Zoom Belajar Investasi:⁣
1. Kelas Belajar Saham Syariah dari Nol⁣
Sabtu, 3 April 2021. ⁣
Pukul 09.00-12.00⁣

Fasilitator:⁣
– Dewi R.D. Amelia CFP QWP, Certified Financial Planner dan founder @insyirahfinance⁣
– Fidya Permana S.M., Trader&Investor, financial educator @insyirahfinance⁣

2. Kelas Kupas Tuntas Reksadana Syariah ⁣
Minggu,4 April 2021. ⁣
Pukul 09.00-12.00⁣

Fasilitator:⁣
– Rahma Suci Sentia, SE.,MIFP., Islamic Finance Profesional dan educator @jajansahamsyariah⁣

Kelas Terbuka untuk UMUM⁣

Pranala pendaftaran: bit.ly/KelasInsyirah⁣

Informasi lebih lanjut: 0857-300-78987 (wa.me/6285730078987)

Menghasilkan Anak Didik Berkualitas

Sejak program Green School diluncurkan di SDN Kamojang, kami selaku Ketua Dewan Komite SDN Kamojang sangat mendukung program tersebut. Sebab, dengan program ini, SDN Kamojang bisa menjadi sekolah yang bersih, sejuk, indah, dan sehat sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan dengan baik dan nyaman karena didukung oleh suasana belajar yang sangat kondusif. Pada akhirnya, selain unggul dalam bidang lingkungan, prestasi dan kualitas anak didik juga bisa diharapkan.

Penanaman karakter anak sejak dini adalah hal yang paling utama agar anak didik memiliki kepedulian dan cinta terhadap lingkungan. Jika dibiasakan sejak kecil, akan menjadi kebiasaan hingga mereka besar nanti. Contoh kecil dan sangat berarti adalah membuang sampah pada tempat-nya. Mungkin terdengar sepele, tetapi jika tidak dibiasakan akan bisa menimbulkan bencana, banjir misalnya. Jika ini sampai terjadi, tentu akan sangat merugikan kita semua.

Dalam program Green School juga diajarkan bagaimana memilah dan mengolah sampah. Memisahkan mana sam-pah organik dan anorganik. Jika kita bisa mengolahnya dengan baik dan benar, sampah ini dapat mempunyai nilai ekonomis atau nilai jual.

Akhirnya kami sebagai komite sekolah sekaligus mewakili seluruh wali siswa di SDN Kamojang meng-ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya program Green School di SDN Kamojang ini, terutama kepada Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Keca-matan Ibun, Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu guru, orang-tua siswa, siswa SDN Kamojang, serta seluruh masyarakat Kamojang. Semoga semua ini dicatat oleh Allah Swt sebagai amal baik kita.

Semoga SDN Kamojang yang berwawasan lingkungan bisa segera terwujud sehingga mampu menghasilkan anak didik yang memiliki IMTAQ (Iman dan Takwa) yang kuat dan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) yang andal di kemudian hari. Amin.

 

Dedeh Sumyati

(Ketua Komite Sekolah dan Pendamping Sekolah CerdasLiterasi SDN Kamojang)

Makmalian Ikutan Syariah Investment Class: Belajar investasi Sesuai Syariah yuk

Khusus buat kamu yang udah siap untuk mulai investasi, tapi masih bingung mau mulai dari mana, gimana caranya, sesuai syariah ga ya?

Nah, cocok banget ikutan kelas “Syariah Investment Class: Belajar investasi Sesuai Syariah” oleh Insyirah Finance.

Gak hanya teori-teori saja, di kelas ini kamu akan banyak belajar cara analisa agar siap praktek langsung untuk investasi (saham syariah, reksadana syariah, sukuk, dll).

Kelas intensif selama 8 hari dengan 3 kali Live Zoom, dan 2 kali materi video.

Waktu pelaksanaan kelas: 28 Maret-4 April 2021
Bersama Fasilitator:

– Dewi R.D. Amelia CFP QWP (certified financial planner dan founder @insyirahfinance)

– Rahma Suci Sentia, SE.,MIFP (Islmic Finance Profesional dan educator @jajansahamsyariah)

– Fidya Permana S.M (Trader&Investor, financial educator @insyirahfinance)

Kelas Terbuka untuk UMUM

Link Pendaftaran: bit.ly/KelasInvestasiSyariah

More Info: 0857-300-78987 (wa.me/6285730078987)

Kita Bisa Melakukan Hal yang Kecil dengan Cinta yang Besar

IMG-20170209-WA0003

Pipiku dikecupnya kanan dan kiri. Pelukannya hangat dan erat sambil berbisik,”Ibu Dini datang lagi ya besok!” Hatiku meleleh lalu seketika bahagia meliputi diri mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Betapa beruntungnya aku!

Rabu (08/02) di sebuah rumah sewaan yang tidak terlalu besar dan indah di daerah Ciputat, datang sekelompok anak-anak pengungsi yang saat ini sedang menunggu suaka dari negara ketiga. Mereka dari berbagai usia mulai dari tiga tahun hingga delapan belas tahun. Dengan garis muka yang berbeda satu sama lain tapi mereka punya banyak kesamaan yakni Harapan.

IMG-20170209-WA0004

Pagi itu, saya dan tim yang terdiri dari Kak Dian (Pustakawan DD) dan Kak Ojan (Pendongeng) datang dengan membawa ragam permainan dan buku. Ya, kami akan melakukan Biblioterapi untuk mereka.

Melihat kami datang mereka tersenyum girang sambil sesekali melirik bawaan kami yang penuh dan berat. Biblioterapi kami awali dengan serangkaian permainan sebagai pemanasan. Mulai dari lempar bola ke keranjang, susun balok hingga puzzle dilakukan oleh mereka yang terlebih dahulu dibagi menjadi tiga kelompok. Ruangan menjadi sesak dengan gelak tawa dan tingkah polah mereka karena senang. Selepas bermain merekapun langsung duduk manis untuk mendengarkan cerita dari buku yang berjudul Mantel Emas. Buku yang  tentang seekor anak Kanguru Pohon (Mantel Emas) yang bertualang di hutan bersama Ibu-nya dan menemukan bunga pohon kapuk,buah matoa serta kupu-kupu raksasa. Kemudian, Mantel Emaspun menyadari tidak bisa tidur di kantong Ibu-nya lagi karena sekarang telah memiliki adik yang tengah berdiam di kantong Ibu-ya.

IMG-20170209-WA0005

Cerita ini didengarkan oleh mereka dengan seksama sambil sesekali memperagakan kupu-kupu terbang dan menampilkan ekspresi-ekspresi yang kuminta dari mereka seperti mengantuk, kesal dan senang. Mendengar cerita pun selesai dan dilanjutkan dengan persiapan drama yang berisi cerita Mantel Emas. Anak-anak pun langsung dibagi perannya. Ada yang menjadi Kupu-kupu,Ekidna,Kanguru, Bunga kapuk,Pohon Matoa, dan tentunya Mantel Emas sendiri. Setiap anak diberi tugas untuk mewarnai kostum identitas mereka. Semangat mewarnai sambil sesekali Mba Riri dan Mba Rini (guru mereka) memberitahu jenis-jenis warna crayon yang ada di tangan mereka.

Permainan drama pun dimulai. Kehebohan yang di luar ekspektasi kami pun terjadi. Anak-anak begitu antusias sampai-sampai mereka langsung berganti peran dengan temannya. Walaupun drama tidak berjalan sebagaimana mustinya tapi yang terpenting adalah anak-anak bahagia. Setuju kan?

IMG-20170209-WA0006

Rupanya aktivitas yang dimulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB ini menguras energi mereka. Hal itu terlihat saat kami membagikan penganan ringan berupa roti dan susu, dalam hitungan menit semuanya mereka habiskan dengan lahap. Kegiatan santai itu pun kami pakai untuk refleksi. Bertanya tentang aktivitas yang mereka lakukan sedari tadi. Apakah mereka senang dengan kegiatan hari ini? Kegiatan mana yang membuat mereka senang? Jawabannya tentu sudah tergambar dari wajah mereka yang tak pernah berhenti-henti tersenyum dan tertawa.

Terakhir, kami pun memberikan anak-anak yang sudah lancar menulis sebuah buku harian yang bisa dipakai untuk mengungkapkan perasaan atau cerita mereka sehari-hari. Karena selain membaca, menulis juga cara yang baik untuk menyembuhkan keruwetan di hati dan pikiran. Mau coba?

IMG-20170209-WA0007

NB:

Biblioterapi adalah salah satu program yang sedang dikembangkan oleh Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa. Program yang bertujuan menyembuhkan diri sendiri melalui media buku ini selain untuk para pengungsi juga dilakukan di Rumah Sehat Terpadu untuk pasien gagal ginjal (hemodialisa) dan pasien anak-anak yang dirawat inap.

Saat ini kami masih membutuhkan banyak buku cerita anak, buku tentang kesehatan dan buku agama dan motivasi untuk dibaca oleh para pasien dan Refugee. Bagi Anda yang ingin berdonasi untuk pembelian buku bisa mengirimkan donasi ke Rekening BNI Syariah 23-000-3115 a.n. Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa (di akhir nominal diberi kode 31). Atau bisa juga mengirimkan buku secara langsung ke Pusat Sumber Belajar Dompet Dhuafa, Jalan Raya Parung KM. 42, Desa Jampang,Kecamatan Kemang,Bogor 16310. Terima kasih.

“Kita bisa melakukan hal yang kecil dengan Cinta yang besar”

 

Segera Hadir Ramadan EduAction Festival 2021

Saatnya sambut bulan penuh ampunan dengan hati terbuka.

Saatnya persiapkan diri sebaik-baiknya di bulan penuh pahala.

Saatnya kita sambut Ramadan dengan sukacita.

Segera hadir Ramadan EduAction Festival 2021 Dompet Dhuafa Pendidikan.

Membentuk Karakter Anak lewat Sekolah Hijau

Program Green School yang digagas oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa telah memotivasi stake holder SDN Kamojang untuk lebih memerhatikan dunia pendidikan yang terintegrasikan dengan Sekolah Hijau.

Green School adalah sebuah sekolah yang berkonsen-trasi dalam menjaga alam dan lingkungan sekitarnya mela-lui edukasi di lingkup sekolah. Harapannya, setelah para siswa mendapatkan edukasi di sekolah, bisa diimplementasikan dalam ruang lingkup yang lebih luas, yakni rumah dan masyarakat.

Isu global warming atau pemanasan global adalah fe-nomena alam yang diakibatkan oleh meningkatnya gas ru-mah kaca (karbon dioksida [CO2], sulfur dioksida [SO2], nit-rogen oksida [NO], nitrogen dioksida [NO2], gas metan [CH4], kloro floro karbon [CFC]) yang ada di atmosfer. Adanya emisi karbon yang berlebih di angkasa akan menyulitkan panas memantul kembali ke luar angkasa. Oleh karena itu, suhu di Bumi saat ini menjadi lebih panas dari biasanya. Hal ini diperparah dengan minimnya area hijau yang dapat meng-hasilkan oksigen. Efek konkretnya, cuaca kian sulit dide-teksi sehingga kegiatan manusia yang bergantung dengan cuacanya sedikit-banyak terganggu karenanya.

Hal ini menimbulkan keprihatinan dari berbagai ka-langan di dunia—juga di Indonesia—akan kelangsungan hidup dunia ke depan. Banyak acara dan pertemuan yang digagas para petinggi dunia untuk mencari solusi dari dam-pak pemanasan global ini. Seperti Protokol Kyoto Jepang dan Bali yang merupakan salah satu respons masyarakat dunia terhadap isu pemanasan global ini.

Di Indonesia pun demikian. Ada beberapa langkah strategis dalam mengantisipasi pemanasan global, salah sa-tunya adalah dengan penanaman sejuta pohon, semiliar po-hon, dsb. Namun, acara seperti ini terkesan hanya seremo-nial belaka. Oleh karena itu, melalui pemikiran yang jernih dan cerdas, atas inisiatif stake holder sekolah, Makmal Pendidikan untuk menggagas sekolah yang berbasiskan lingkungan di SDN Kamojang.

Dasar pemikirannya sederhana, yakni susahnya mengedukasi orang-orang yang sudah tua akan penting-nya menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan mengedukasi para guru dan anak-anak diharapkan akan lebih mempermudah pelaksanaan program tersebut. Sebuah peribahasa menyebutkan bahwa “belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu”. Arti-nya, anak-anak akan sangat ingat akan petuah para guru yang diberikan kepada mereka terkait usaha untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Menjaga sekolah dari kerusakan lingkungan bukan merupakan pekerjaan yang mudah seperti membalikkan telapak tangan. Mengedukasi para siswa untuk sadar akan lingkungan pun tidaklah mudah. Namun, berkat kerja keras para guru dan dukungan dari semua pihak, halangan dan rintangan yang menghadang bisa dilewati dengan baik. Sekarang, kami tinggal menikmati hasilnya, yaitu sekolah yang bersih, rapi, indah, dan rindang.

Sebenarnya pendidikan lingkungan hidup itu berkait-an dengan pendidikan karakter anak. Dalam pendidikan lingkungan hidup banyak sekali hal-hal yang erat kaitannya dengan pembentukan karakter siswa. Salah satu contohnya adalah penanaman pohon. Para siswa tidak hanya diajarkan bagaimana cara menanam pohon yang benar, namun juga diajarkan cara merawat dan menjaganya dari serangan hama dan penyakit yang akan menyebabkan pohon terse-but mati. Ketika hal ini dikaitkan dengan karakter, proses ini akan masuk dalam karakter mencintai alam sekitar.

Ketika mencintai alam sekitar sudah menjadi sebuah karakter dalam diri setiap siswa, akan timbul efek luar biasa di kemudian hari. Mereka akan selalu menjaga dirinya, ke-luarganya, alamnya, dan negaranya dari serangan musuh, baik dari dalam maupun dari luar. Rasa cinta alam sekitar menjadikannya sebagai seorang siswa yang peduli dengan masa depan alam sekitarnya. Oleh karena itu, masalah pembalakan liar, perburuan satwa langka, ataupun sampah yang hari-hari ini menjadi momok masyarakat bisa mereka atasi di masa mendatang.

Ada juga kegiatan Opsih (Operasi Bersih) yang nota-bene untuk menjaga lingkungan dari kekurangrapian dan kekotoran. Kegiatan ini berusaha memberikan pesan karak-ter kepada siswa untuk melakukan gotong-royong, bahu-membahu dalam mengerjakan sebuah pekerjaan. Kegiatan-kegiatan tersebut ternyata memberikan efek yang sangat positif, yaitu terbentuknya karakter siswa yang selalu cinta dan peduli pada lingkungan dan alam sekitarnya.

Walhasil, inisiatif dari Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa untuk mencanangkan gerakan sekolah hijau di SDN Kamojang, telah berdampak positif bagi pembentukan karakter siswa ke arah yang lebih baik. Rasa terima kasih juga patut kami sampaikan kepada para guru di SDN Kamojang. Sungguh, program itu tidak akan berjalan baik tanpa kepedulian para pejuang peradaban (baca: para guru) yang tidak pernah bosan membimbing dan mengarahkan para siswa agar le-bih peduli akan dirinya, keluarganya, lingkungannya, serta bangsanya. Inilah yang menjadi kunci kesuksesan program sekolah hijau di SDN Kamojang.

 

Ita Rosita

(Guru Sekolah Cerdas Literasi Kelas 6 SDN Kamojang)