Evaluation of Elementary School Assistance Program at SDN Kamojang Bandung

Pedri Haryadi, Yulya Srinovita
Education Researcher, Dompet Dhuafa
yulya.srinovita@gmail.com, ala_pedri@yahoo.com

Abstrak

Global warming that happend on earth today can not we avoid by close our eye on it. So, need an awarness movement for the human related to dangerous of global warming. Hopelly, the reaching of it could be following by new habit which prevent and reduce avery activity that causing the global warming. Makmal Pendidikan is one of the educational network of Dompet Dhuafa working to improve the quality of education in Indonesia by conducting various school facilitating programs, one of which is the Green School program or school-based environment. Facilitating program is located in SDN Kamojang Bandung. Program evaluation aims to determine how far the influence of the program to the beneficiaries. The study was conducted by asking a question in the form of questionnaires and interviews with selected respondents, the variables examined include knowledge and performance related beneficiaries Green School program is implemented in schools. The evaluation of SDN Kamojang Bandung in 2013 seen by teacher’s performance related to the implementation of school based on environment program (green school) have the average value of 68.96% (Good categories), The evaluation of SDN Kamojang Bandung in 2013 seen by teacher’s knowledge related to the school based on environment program (green school) have the average value of 88.25% (Very good categories), The evaluation of SDN Kamojang Bandung in 2013 seen by student’s performance related to the school based on environment program (green school) have the average value of 72.03% (Good categories), and The evaluation of SDN Kamojang Bandung in 2013 seen by student’s knowledge related to the school based on environment program (green school) have the average value of 85.82% (Very good categories)

Key words: Global warming, School assistance program, Green school

Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Melalui Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar pada Materi Pecahan Kelas IVA SDN-P Bantarjati 9 Bogor Tahun Ajaran 2012/2013

Epong Utami
Mahasiswa Sekolah Guru Indonesia Angkatan IV– Dompet Dhuafa
hanya.utami@gmail.com

Abstrak

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan pecahan melalui penerapan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR). Penelitian dilakukan pada bulan Januari – Februari 2013 di SDN-P Bantarjati 9 Bogor dengan responden sebanyak 41 siswa dengan menggunakan media pembelajaran dalam tiap pembelajaran. Penelitian ini terdiri dari dua siklus penelitian dengan tahapan dalam tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, angket, tes hasil belajar, dan hasil wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTK telah mencapai kriteria yang menjadi batas indikator keberhasilan. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan kategori aspek partisipasi siswa yang aktif dalam pembelajaran pada tiap siklus. Hasil belajar juga mengalami peningkatan nilai rata-rata, pada siklus I sebesar 60,54 meningkat menjadi 77,83 di siklus II. Hasil wawancara siswa juga menanggapi secara positif proses pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran TGT dengan PMR. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran TGT dengan PMR dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan pecahan.

Kata kunci: penelitian tindakan kelas, model pembelajaran TGT, pendekatan matematika realistik, pecahan

Analisa Tingkat Kepuasan Penerima Beastudi Etos terhadap Layanan Program Tahun 2012

Purwa Udiutomo
Peneliti Pendidikan Dompet Dhuafa
purwa.udiutomo@gmail.com, purwoudiutomo.com

Abstrak

Permasalahan pendidikan dan kemiskinan saling terkait. Masyarakat miskin tidak dapat mengakses pendidikan tinggi dan dengan pendidikan seadanya mereka akan tetap miskin. Karenanya, salah satu upaya memutus rantai kemiskinan adalah dengan memberi kesempatan bagi masyarakat miskin untuk memperoleh pendidikan tinggi. Dompet Dhuafa melalui Beastudi Etos melakukan pemberdayaan pendidikan dengan memberi pembinaan, pendampingan dan bantuan pembiayaan pendidikan. Sebagai program beasiswa, keberhasilan program Beastudi Etos diantaranya ditentukan oleh mutu layanan. Pelayanan yang bermutu dapat diidentifikasi melalui kepuasan pelanggan, dalam hal ini adalah mahasiswa penerima beasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kepuasan penerima Beastudi Etos terhadap layanan program tahun 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan membandingkan antara tingkat kepentingan dengan kenyataan terhadap kriteria seleksi, manajemen wilayah, asrama dan pembinaan, sekaligus dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kepuasan penerima manfaat di semua kriteria evaluasi. Beberapa perbaikan masih perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu layanan program.

Kata kunci : mutu layanan, kepuasan pelanggan, program beasiswa, seleksi, asrama, pengelolaan mahasiswa

Pembuatan Program Aplikasi Bel Sekolah Otomatis Menggunakan Microsoft Visual Basic.Net 2005 sebagai Antarmuka Port Paralel Ke Module Lpt-Ac220v

Abdullah Aslam
Siswa SMA SMART Ekselensia Indonesia
ayamjantan_timur56@yahoo.com

Abstrak

Bel merupakan salah satu alat teknologi bukti kemajuan jaman. Alat ini sering digunakan di berbagai tempat salah satunya di sekolah. Alat ini berfungsi sebagai alat penunjuk waktu. Walaupun terkesan sebuah bukti kemajuan jaman tetapi alat tersebut masih memerlukan bantuan manusia atau masih bersifat manual untuk membunyikannya. Dengan fungsi sebagai alat penunjuk waktu terkadang seseorang yang bertugas membunyikannya lupa atau karena jarak yang cukup jauh sehingga menghilangkan fungsi dari bel itu sendiri. Dalam pembuatan program bel otomatis, dibutuhkan kemampuan dalam pemrograman, di antaranya penguasaan dalam tingkat mahir dan mampu menyusun sebuah algoritma. Dalam pembuatan program aplikasi bel otomatis digunakan suatu bahasa pemrograman, yaitu Visual Basic.Net. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk pembuatan aplikasi pengoperasian listrik dan diharapkan menjadi rujukan bagi programmer dalam membuat suatu program aplikasi serta dapat memperkenalkan kepada masyarakat mengenai ilmu pemrograman. Setelah melakukan penelitian dan pengujian program bel otomatis, penulis mendapatkan simpulan bahwa program bel otomatis bermanfaat, khususnya bagi guru piket.

Kata kunci: bel otomatis, alat penunjuk waktu, Visual Basic.Net

Optimalisasi Penggunaan Kombinasi Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Materi Perubahan Kenampakan Benda Langit Kelas IV B SDN Parung 01 Kabupaten Bogor Tahun Ajaran 2012/2013

Ghina Sartika, S.A.
Mahasiswa SGI Angkatan IV, Dompet Dhuafa
ghinasartika2007@gmail.com

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi Perubahan Kenampakan Benda Langit dengan menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2013 di kelas IV B SDN Parung 01 Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan sampel sejumlah 32 orang siswa. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan terdiri dari dua siklus penelitian, dengan tahapan dalam tiap siklus meliputi : Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Dalam pelaksanaan tindakan, penulis menggunakan kombinasi enam jenis media pembelajaran menurut Heinich dan Molenda dalam proses pembelajaran. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner siswa, hasil wawancara guru, lembar observasi, dan tes hasil belajar siswa. Dari analisis data hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa penggunaan kombinasi media pembelajaran berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Jumlah siswa yang mengalami ketuntasan (nilai ≥ 65) meningkat dari 34% pada saat siklus I menjadi 72% pada siklus II. Selain meningkatkan hasil belajar siswa, penggunaan media pembelajaran juga meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran.

Kata Kunci : penelitian tindakan kelas, media pembelajaran, hasil belajar, IPA, perubahan. kenampakan benda langit.

Critical Research of The Developing of Teacher Competence Trough Lesson Study

Asep Sapa’at
Director of Sekolah Guru Indonesia – Dompet Dhuafa
syafaat_makmalian@yahoo.com

Abstract

Students who are expected in the educational process are the students who able to think critically and creatively, to solve real-life problems, responsible, and able to learn independently. Teachers who have professional competence become a necessity to produce students that are expected of the educational process. Consequently, need to be done various efforts to develop teacher competence continuously. Lesson study as one of the educational innovations is an alternative solution to optimize all efforts towards the realization of a professional teacher. This article presents about what, why, and how the teacher’s profiles and competency; how to determine which teachers are competent in teaching; what, why, and how lesson study is implemented; and best practices implementation of lesson study in several countries.

Keywords: competency, teachers, implementation, lesson study

Memanfaatkan Larutan Oli Bekas – Kentang (Solanum tuberosum L.) Sebagai Bahan Bakar Alternatif

Abdul Hadid, Rian
Siswa SMP Utama, Depok
abdulHadiet@yahoo.com, cepryanalhabsyi@yahoo.com

Abstrak

Harga bahan bakar minyak yang semakin melonjak naik, memotivasi orang untuk membuat bahan bakar alternatif yang murah, praktis, efektif dan efisien. Selain itu, semakin menipisnya persediaan minyak bumi menyebabkan banyak orang harus berpikir untuk mengalihkan pemakaian bahan bakar ke bahan bakar yang lebih murah dan tetap stabil hingga masa yang akan datang. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah memanfaatkan campuran oli bekas dengan kentang (Solanum tuberosum L.) sebagai bahan bakar alternatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober – 14 November 2012 di laboratorium IPA SMP Utama, Cinere, Depok, Jawa Barat. Pengolahan data hasil penelitian dianalisis dengan uji kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi menyebabkan timbulnya reaksi yang baik antara kentang yang mengandung garam alkali dengan oli sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat menyalakan lampu pelita. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para akademisi dan masyarakat agar berupaya mencari metode atau teknologi baru dalam menghasilkan bahan bakar alternatif.

Kata kunci: bahan bakar alternatif, larutan oli bekas, kentang (Solanum Tuberosum L.)