Bersinergi Mengembangkan Sekolah Literasi Bersama Makmal Pendidikan

Pada Bulan Juli 2012, saya diberi amanah oleh yayasan untuk menjadi kepala sekolah di MI Raudhatul Athfal Meruyung. MI Raudhatul Athfal Meruyung adalah lembaga pendidikan dasar berciri khas agama Islam yang merupakan lembaga pendidikan milik masyarakat. Oleh karena itu saya merasa bahwa taggungjawab saya sebagai kepala sekolah bukan hanya kepada yayasan melainkan juga kepada masyarakat sekitar.

Melihat potensi yang sekolah miliki berupa guru-guru yang in syaa Alloh mau dan mampu bekerja ikhlas dan cerdas, serta yayasan yang selalu memberi dukungan membuat saya berani bermimpi menjadikan MI Raudhatul Athfal sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk menyekolahkan anaknya.

Menyadari akan keterbatasan ilmu dan wawasan yang saya miliki untuk mengemban amanah tersebut, maka saya terus berusaha mencari lembaga yang peduli terhadap kemajuan pendidikan terutama terhadap pendidikan madrasah, termasuk diantaranya melalui media facebook. Melalui facebook kemudian saya bergabung dengan beberapa lembaga dan komunitas yang menurut saya dapat menjadi tempat buat saya menambah wawasan, diantaranya dengan Makmal Pendidikan dan Info Depok. Dan Alhamdulillah pada suatu hari saya membaca sebuah pengumuman yang diposting oleh Ustadz Abdul Kodir di laman Info Depok. Dengan izin Alloh akhirnya MI Raudhatul Athfal Meruyung mendapatkan program [endampingan Sekolah Literasi Indonesia oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa. Launching program tersebut dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2016.

Program pendampingan diawali dengan mengukur performa sekolah melalui MPC4SP (Makmal Pendidikan Criteria for School Performance} , di mana dari hasil pengukuran tersebut kami kemudian melaksanakan diskusi untuk menyusun langkah langkah kegiatan selama pendampingan. Banyak sekali yang dilakukan oleh team Makmal Pendidikan dalam mendampingi kami meningkatkan peforma sekolah, diantaranya : Pendidikan untuk Kepala Sekolah, Program Eksekutif Class, pelatihan guru se-KKM Limo Depok (PAIKEM, Manajemen Kelas, Display Kelas, dan Media Pembelajaran), seminar parenting, seminar LGBT, kegiatan inleading, mendampingi kami menyusun Rencana Strategis Madrasah, penyediaan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan literasi di sekolah seperti ; ceruk ilmu, papan display, buku buku, poster, serta banyak lagi bantuan bantuan non fisik yang sangat membantu kami.

Untuk mengukur ketercapaian target program pendampingan, Makmal Pendidikan selalu melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi rutin setiap empat bulan.

Alhamdulillah setahun masa pendampingan, performa guru mulai meningkat. Kesiapan mereka dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran lebih baik dari sebelumnya, meskipun dalam kegiatan literasi dan pemenuhan standar kelas yang mencerminkan pembelajaran aktif dan memenuhi kriteria 5R belum merata di semua kelas.

MI Raudhatul Athfal memang belum berhasil memenuhi harapan team Makmal Pendidikan dalam program pendampingan di tahun pertama, itu semua dikarenakan kegagalan saya sebagai kepala sekolah dalam memahami apa yang ditargetkan oleh Makmal Pendidikan dalam pendampingan sekolah tersebut. Alhamdulillah meskipun belum berhasil meningkatkan performa sekolah secara signifikan, Makmal Pendidikan masih memberi kami kesempatan mendapatkan program pendampingan sekolah di tahun kedua. Launching program pendampingan sekolah tahun kedua dengan nama Program Pengembangan Sekolah Literasi Indonesia telah dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2017.

Dalam kurun waktu hanya satu bulan setelah launching program, berbagai kegiatan pendampingan telah begitu gencar dilaksanakan oleh team Makmal Pendidikan, mulai dari pelatihan Penilaian Otentik Berbasis Kelas (POBK) dan Pembelajaran Berbasis Literasi untuk guru guru MI se-KKM Limo, kegiatan inleading, Lesson Study, program refurbish bekerjasama dengan Hypermart, hinga kegiatan Konferensi Nasional Sekolah Literasi Indonesia.

Namanya saja konferensi nasional, tentu saja pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Betapa saya sangat mensyukuri bahwa Alloh SWT memberi saya kesempatan bersilaturrahiim dan belajar banyak dari para kepala sekolah hebat di tanah air. Saya terinspirasi akan semangat dan keikhlasan para kepala sekolah dari berbagai daerah, baik itu dari wilayah desa, urban, beranda maupun kota.

Yang tidak kalah menginspirasi adalah semangat, keikhlasan dan dedikasi tinggi yang selalu kami dapati pada seluruh personil team Makmal Pendidikan, baik dari panitia penyelenggara maupun dari para trainer. Gelar sebagai Inspirator Sejati saja rasanya tak cukup kami sematkan pada orang orang hebat yang selalu penuh semangat melakukan yang terbaik dalam menebar manfaat bagi negeri.

Dedikasi team Makmal Pendidikan membuat saya merasa malu hati mengingat saya justru belum berbuat yang terbaik. Namun hal tersebut juga sekaligus melecut semangat dan tekad saya untuk berubah, untuk bekerja sebaik yang mampu saya upayakan untuk kebaikan masa depan generasi muslim yang menjadi tanggungjawab kita. Sungguh saya takut saat kelak Alloh mempertanyakan tanggungjawab atas amanah yang saya terima. Saya akan mengejar point point ketercapaian yang terlanjur tertunda. Saya yakin mewujudkan Madrasah Lebih Baik dan Lebih Baik Madrasah  bukan hal mustahil. Rekan rekan guru yang hebat dan penuh semangat serta yayasan yang selalu memberi dukungan yang besar, menjadi modal dan penyemangat untuk istiqomah berbuat yang terbaik untuk mewujudkan visi MI Raudhatul Athfal menjadi sekolah yang Terpercaya dalam Mencetak Generasi Berakhlak dan Berprestasi.

Hari ini genap empat hari saya mengikuti Konferensi Nasional Sekolah Literasi Indonesia yang diselenggarakan oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa. Sayapun mendapatkan tambahan wawasan dari trainer trainer hebat, serta terinspirasi oleh dedikasi tinggi para penyelenggara, maka saya telah menyusun beberapaprogram yang saya anggap strategis, yang akan segera saya diskusikan bersama teman teman untuk diimplementasikan di sekolah, sepulangnya dari kegiatan konferensi ini.

Dengan izin Alloh, bersama orang orang hebat, in syaa Alloh aku bisa. Semoga …..

 

Bogor, 07 April 2017

Komentar

komentar