Bambu Hidroponik, Media Tanam dari Alam

IMG-20161101-WA0005

Mengusung sekolah ramah hijau dari program sekolah literasi Indonesia, MI Cibengang yang berada di daerah perbukitan Tasikmalaya dengan ketinggian 800 MDPL membuat sebuah media tanam untuk mengembangkan pendidikan dan pengetahuan anak-anak dalam bercocok tanam. Tanah yang kurang baik yang di dominasi oleh bebatuan dan lempung untuk bercocok tanam sayuran tidak menyurutkan guru yang ditugaskan di MI Cibengang untuk mengusung sekolah ramah hijau untuk bercocok tanam. Setelah mengkaji sistem hidroponik yang biasa dilakukan karena kurangnya lahan bercocok tanam, akhirnya guru konsultan yang ditugaskan bersama-sama dengan para siswa beserta guru membuat sebuah terobosan dengan menggunakan sumber daya alam berupa batang bambu yang dijadikan media tanam. Sumber daya alam yang berlimpah di daerah ketinggian dapat dimanfaatkan dengan baik. Sistem hidroponik dengan biaya yang sangat mahal sulit untuk diterapkan, namun dengan menggunakan media batang bambu walau harus di siram secara manual akhirnya media tanam ini dibuat secara bersama. Selain batang bambu, anak-anak juga diajarkan menanam dan merawat tanaman dengan polibek.

Hasilnya pun sudah tampak dari hari ke hari. Setelah bulan September panen bersama, tanaman yang ditanam berupa sayuran mulai bertumbuh kembali. Hal ini juga di iringi naiknya kualitas anak-anak dalam bercocok tanam dan merawat sekolah. Melibatkan anak-anak mulai dari  proses membuat sampai merawat membuat anak-anak bertanggung jawab, sebuah sikap yang diharapkan setelah adanya program sekolah ramah hijau. Program sekolah ramah hijau ini juga menuntut para guru untuk terus aktif merawat sekolah bersama siswa. Selain bambu hidroponik, bulan depan direncanakan oleh para guru di MI cibengang untuk membuat sebuah kanopi hijau dengan tanaman menjalar. Ketika keindahan itu datang dengan tanggung jawab merawat secara bersama, sekolah yang merupakan sarana pendidikan dapat menjadi wadah yang menyenangkan dalam belajar serta meningkatkan kualitas anak didik.

IMG-20161101-WA0004 IMG-20161101-WA0003 IMG-20161101-WA0002 IMG-20161101-WA0001

Komentar

komentar