Anak-anak Bernyoko

IMG-20160729-WA0004

Oleh: Achmad Aldo.

Guru Konsultan Sekolah Literasi Indonesia Penempatan Tapal Batas

Ini salah satu potret daerah tempat tinggal beberapa siswa Sekolah Tapal Batas, namanya Kampung Bernyoko. Letaknya memang bukan lagi di wilayah Indonesia, Kampung Bernyoko merupakan salah satu wilayah di Malaysia. Di kampung ini masih banyak anak-anak Indonesia yang belum mengenal bangku sekolah karena pemahaman masyarakatnya terhadap pendidikan masih tergolong rendah.

Daerah yang menurut saya terisolasi dari aktivitas bernama pendidikan, masyarakat di sini tidak sadar kalau mereka sedang dieksploitasi, mereka dibatasi untuk mengenalkan anak-anak mereka  pentingnya pendidikan. Menurut penuturan salah satu warga yang bermukim di tempat ini, dari generasi ke generasi mereka tidak mengenal  pendidikan. Para orang tua di Kampung Bernyoko lebih senang mengarahkan anak-anak mereka untuk menjadi buruh kelapa sawit dan mereka melakukan hal ini secara turun temurun. Tidak heran jika pendidikan bukanlah prioritas utama mereka

Para orang tua di kampung ini juga dikenal sibuk. Jika memiliki anak yang masih kecil, mereka akan membayar orang untuk menjaga anak mereka. Kalau anak mereka sudah agak besar  mereka akan diajari untuk memungut biji kelapa sawit, bahkan ketika usia 14 tahun sudah diajak untuk ikut menombak kelapa sawit. Kebiasan ini secara terus menerus dilakukan, sehingga tak terlintas dipikiran anak-anak mereka untuk bersekolah, karena memang tidak ada yang mengenalkan mereka pada sekolah.

Pada Rabu (28/07), saya berkesempatan untuk mengunjungi Kampung Bernyoko bersama kepala sekolah dan reporter Net. TV yang sedang meliput aktivitas Sekolah Tapal Batas. Kesempatan besar ini tak akan saya sia-siakan, bersama kepala sekolah kami memperkenalkan Sekolah Tanpa Batas beserta program-programnya, pas sekali di daerah ini ada 5 orang anak yang bersekolah di Sekolah Tapal Batas. 5 merupakan angka yang luar biasa untuk kami, mengingat jumlah anak usia sekolah di daerah ini memilih untuk tidak sekolah, dan sangat disayangkan  orang tua mereka belum tersentuh untuk mau menyekolahkan anaknya.

Salah satu kendala anak-anak Bernyoko  yang tengah bersekolah di Sekolah Tapal Batas adalah akses jalan yang masih terbatas. Jarak antara Sekolah Tapal Batas dengan daerah ini sekitar 10 kilometer, selain itu jalanan hanya bisa dilewati oleh mobil pick up, itu pun hanya sampai Papan Perbatasan Indonesia-Malaysia. Setelah itu jalanan masuk ke wilayah tempat tinggal mereka berjarak 3 kilometer berupa jalan setapak yang hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, belum lagi medan jalannya yang mendaki dan menurun serta tekstur tanahnya yang lembek juga melewati sungai. Sehingga saat musim hujan tiba, mereka sangat kesulitan mengakses jalan tersebut karena jalanan yang licin dan arus sungai yang dilewati sangat deras.

Dan kemarin  tidak satu pun siswa dari Bernyoko yang hadir di sekolah. Karena semalaman hujan mengguyur daerah ini.

IMG-20160729-WA0003 IMG-20160729-WA0000 IMG-20160729-WA0002

Komentar

komentar