Aku Bisa menulis Karena Aku Membaca

Dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional, Sekolah Laboratorium Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa menggelar acara Temu Penulis Cilik yang dilaksanakan pada Selasa 25 November 2014. Kegiatan yang bertemakan ‘Aku Bisa menulis Karena Aku Membaca’ ini  sengaja dipilih untuk memberikan motivasi kepada peserta bahwa tahap awal untuk menjadi penulis sukses ialah banyak membaca.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 orang siswa dari 2 sekolah binaan yakni MI Al-Fatah Cileungsi dan MI Al-Ijtihad ini merupakan rangkaian dari kurikulum menulis yang sedang berjalan selama 2 bulan. “Untuk berbagi kebahagiaan dengan para peserta dengan mempertemukan mereka dengan idolanya merupakan salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini. Selain itu kegiatan ini dimaksudkan agar peserta memiliki motivasi dan terpacu untuk selalu membaca dan menulis,” ujar Taufik dari Sekolah Laboratorium Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa.

Acara memang dijadwalkan mulai pukul 13.00, namun para peserta yang rata-rata datang didampingi gurunya ini sudah datang dari pukul 10.30. Mereka tak sabar ingin segera bertemu dengan penulis idola mereka. Para peserta kemudian diajak ke Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan, sebagian memilih Ruang Audio Visual dan sebagian lagi menikmati beragam buku dan beragam media pembelajaran seru di sana. Di Ruang Audio Visual para peserta dihibur dengan dongeng yang disampaikan oleh kak Ojan. Riuh suara tawa mereka mendengar dongeng dari kak Ojan.

Temu Penulis Cilik kali ini menghadirkan Muthia Fadila Khairunisa, penulis paling produktif Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK) Mizan 2012.  Temu Penulis Cilik berlangsung interaktif, Muthia tidak segan berbagi buku, foto, dan tandatangan pada para penggemarnya. Pun para peserta sangat aktif bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan Muthia. Pada sesi Tanya jawab mereka sangat antusias bertanya dan mengenal lebih jauh sosok penulis idola mereka, tanpa ada rasa malu mereka berebut untuk mendapatkan giliran bertanya.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan Muthia-Muthia baru dengan karya-karya hebat lainnya di usia belia. Untuk mengasah kemampuan mereka menulis, para peserta diminta untuk membuat biografi penulis dan menuliskan apa yang mereka alami dan amat saat Temu Penulis Cilik. Tulisan mereka harus bermuatan berita seperti yang sudah dijelaskan oleh panitia. Hasil tulisan mereka nantinya akan diseleksi lalu dikirim ke Muthia dan tulisan pemenang akan tampil di blog pribadinya.

{fcomment}

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.