Setitik Cahaya “Literasi” di Rasabou

Setitik Cahaya “Literasi” Muncul di Rasabou 

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, dari Sabang sampai Marauke, setiap daerah mempunyai ciri khas tertentu, salah satunya di Kabupaten Bima yang terletak di Propinsi Nusa Tenggara Barat. Kekayaan alam yang melimpah membuat daerah ini harus mengekspor hasil alamnya dan dibawa ke luar daerah yang ada di Indonesia seperti bawang, garam, kambing, sapi, dan lain-lain. Namun dibalik kekayaan alam yang melimpah tersebut ada suatu keadaan yang sangat memprihatinkan yaitu sumber daya manusia yang belum memadai, keadaan itulah yang membuat bapak Abi Sakti bergerak dalam bidang pendidikan tepatnya dalam hal “Literasi”. Umurnya yang terhitung masih muda, 28 tahun membuatnya merasa harus semankin banyak berbuat untuk bangsa ini.

Berawal dari keresahan beliau terhadap kondisi anak-anak di Desa Rasabou, Kabupaten Bima yang masih banyak buta huruf sehingga beliau membuat suatu terobosan untuk mengurangi keresahannya. Beliau mengambil buku-buku yang ada di Kantor Desa Rasabou yang tak terpakai kemudian beliau mencari anak-anak yang ada di desa Rasabou untuk menyisihkan waktu bermainnya dengan membaca buku. Anak-anak diminta membaca buku selama 30 menit setiap harinya. Bukan hanya itu, anak-anakpun dibimbing dalam hal keagamaan seperti mengaji. Dari kegitan kecil tersebut membuat bapak Abi membentuk sebuah komunitas yang disebut “Sarangge Baca Bima”. Komunitas tersebut merangkul atau mengajak juga aktivis-aktivis sosial untuk ikut berpastisipasi dalam “Literasi” anak-anak di Kabupaten Bima dan kegiatan tetsebut sudah mencakup beberapa desa dan mempunyai penanggung jawab sendiri-sendiri.

Segala hambatan yang dihadapi tidak menjadikan Pak Abi pesimis sebab cita-cita awal beliau yaitu ingin menjadikan anak-anak di Kabupaten Bima menjadi anak-anak yang berakhlak mulia, mencintai Alquran, mampu membaca, menulis yang membuat beliau selalu semangat, dan sekarang anggota anak-anak dari komunitas “Sarangge Baca Bima” yang awalnya hanya 5 orang anak sekarang mencapai 20 orang anak. Sesuatu yang begitu luar biasa yang dilakukan oleh Bapak Abi dalam memajukan daerahnya dalam hal “Literasi”, dan kegiatan tersebut direspon baik oleh masyarakat setempat. Anak-anak yang dulunya tidak tau membaca sekarang alhamdulillah bisa membaca dan anak-anak yang sebelumnya tidak percaya diri tampil didepan umum sekarang bisa dengan lincah tampil didepan umum”ungkap pak Abi disela-sela kami melakukan wawancara bersama beliau.

Ketika kunjungan ke taman baca Sarangge, antusiasme anak dan hangatnya sambutan dari Pak Abi beserta keluarga menambah rasa syukur saya karena sudah berada ditempat tersebut. Anak-anak yang begitu lucu dan menggemaskan membuat kami tak ingin melewatkan moment bermain bersama mereka. Perkenalan adalah awal saya membuka canda bersama mereka dan hal tersebut menarik perhatian ibu-ibu yang ada disekitar rumah pak Abi untuk datang melihat keramaian dalam perkenalan tersebut. Suasana pecah menjadi riuh  seketika ada seorang anak berkata saat sesi perkenalan “Hobi saya ingin menjadi dokter”, mendengar kepolosan anak tersebut, semuanya tertawa dan anak itupun tertawa. Tidak sampai disitu, kami mulai mengajak anak-anak bernyanyi usai sesi perkenalan yang mengocak perut karena tingkah lucu anak-anak taman baca Sarangge.

Bermain adalah dunia anak. Ketika kita mampu bermain dengan mereka, membawa diri ke dalam dunia bermain mereka maka kita akan sedikit paham tentang karakter anak tersebut. Bermain bersama anak-anak Sarangge membuat lelah menjadi hilang,melihat senyum canda tawa mereka, menciptakan semangat baru. Teruslah berkarya, bermanfaat dimanapun itu. Semoga dari kisah Pak Abi, bisa menjadi inspirasi buat kita semua bahwa melakukan kebaikan, perubahan tidak akan terasa sulit asalkan ada tekad, kerja keras dan keyakinan maka semua urusan itu akan dimudahkan olehNya.

 

 

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044