Sepenggal Kisah dari Al Hidayah

Oleh : Fuad al Ansori (Aba Zahra)

Ini adalah tahun ke-2 bagi kami, tahun di mana kami harus lebih baik lagi dari tahun yang pertama. Perlahan namun pasti itu yang kami rasakan, sedikit demi sedikit masalah kami terurai dan mendapatkan solusi. Teringat 7 tahun yang silam, saat amanah itu diberikan kepada kami, untuk meneruskan perjuangan orang-orang yang telah lebih dahulu berjuang sebelum kami. Berbekal dengan kemampuan dan pengalaman yang sangat terbatas, kami mencoba melangkah, menapaki jalan yang tidak sedikit halangan dan rintangan yang menghadang. Kadang kami lelah, dan ada rasa ingin menyerah, namun saat kami melihat riang tawa dan canda mereka, kami mencoba bertahan dengan satu keyakinan.

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (Q.S. Muhmmad: 7)

Indahnya skenario yang diguratkan oleh-Nya, bukan karena kebetulan, tapi inilah mungkin jawaban, atas doa dan pinta kami kepada Ar Rahman. Berawal saat seorang teman lama mengenalkan kami kepada Zayd Syaefullah. Singkat cerita akhirnya kami ditawarkan sebuah program untuk pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan. Dengan saksama  kami menyimak uraian program yang sekilas dipaparkan. dengan sangat senang hati dan berharap semoga kami bisa mengikuti dan mendapatkan program tersebut.

Selang beberapa waktu, akhirnya saat yang dinanti datang jua, kami dihubungi untuk mengikuti kegiatan di Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, seorang guru kami delegasikan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Setelah kegiatan berakhir dan guru tersebut kembali melaksanakan tugas kesehariannya, ada sesuatu yang berbeda dan lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Beberapa waktu kemudian kami juga di undang untuk mengikuti program School of Principal, di tempat itulah kami digembleng dan ditempa agar kami mempunyai kompetensi yang memadai untuk menjadi pemimpin yang mempunyai kompetensi kepemimpinan yang tinggi guna mencetak generasi generasi penerus negeri yang berpestasi.

Sekolah Literasi Indonesia, itulah bran yang yang terpampang di sekolah kami, bukan hanya sekadar merk tanpa ada jaminan mutu, melalui perumusan visi dan misi, serta mencari dan menemukan masalah dan solusi melalui SSD “School Strategic Discusion”, kami mulai melangkah dengan pasti dan percaya diri. Tahap demi tahap kami jalani dengan sigap, walau kadang masih jauh panggang dari api, namun itulah perubahan, tidak semudah membalik telapak tangan. Lebih baik menyalakan sebatang lilin daripada terus meratapi kegelapan.

Waktu terus berlari jauh meninggalkan kami, hingga tiba saatnya mengikuti kegiatan Konfrensi Sekolah Literasi Indonesia yang menggembleng serta mengajarkan untuk mulai dan segera berbenah diri, dengan penguatan dan panduan MPC4SP atau metode Uswah yang menitik beratkan pada dua hal utama, yaitu Budaya Sekolah serta Sistem Instruksional. Kami mencoba menguatkan, menata, dan kembali membangun pondasi untuk sebuah gedung yang bernama pendidikan. Dengan satu harapan akan banyak terlahir generasi berkualitas yang mempunyai pengetahuan tinggi dan keimanan serta ketakwaan yang mumpuni, pada akhirnya dapat memberikan sumbangsih untuk membangun negeri tercinta, Indonesia. Terima kasih Makmal Pendidikan, terima kasih Dompet Dhuafa Pendidikan. Semoga yang hari ini kita lakukan menjadi amal jariah untuk masa depan yang abadi.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044