Semangat Men-Display Para Guru dan Siswa SDN 05 Saparan

Oleh : Nurdin Kadir

Pendamping Sekolah Cerdas Literasi SDN 05 Saparan

Istilah display kelas semula tidak populer di kalangan siswa-siswi SDN 05 Saparan. Namun, usai pelatihan display kelas yang diselenggarakan oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, para siswa pedalaman Kalimantan Barat ini tidak hanya mengetahui apa dan bagaimana cara membuat display, namun juga mampu menciptakan dan mendisplay ruang kelas mereka dengan beberapa model display yang cantik dan menarik. Uniknya, bukan mereka yang menjadi peserta pada pelatihan display tersebut. Lalu, siapakah yang melatih mereka?

Pelatihan display kelas yang dihadiri seluruh guru SDN 05 Saparan dan 31 guru-guru SD se-UPT Dinas Pendidikan Seluas itu adalah salah satu rangkaian kegiatan pada program pendampingan sekolah Makmal Pendidikan di SDN 05 Saparan. Pelatihan ini memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk membangun kreativitas dan berkreasi dalam memajang hasil karya siswa atau hasil belajar siswa di ruang kelas. Display kelas (istilah lain menyebutnya pajangan hasil karya) adalah sebuah wadah atau tempat yang digunakan untuk menyajikan informasi penting yang menunjang pembelajaran kelas. Informasi yang dimaksud dapat berupa portofolio siswa, konsep atau materi yang sedang dipelajari, misalnya di papan tersebut terdapat serangkaian gambar yang menunjukan proses metamorfosis pada katak, dapat pula berupa tema atau slogan yang menjadi dasar sebuah kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan.

Selama dua hari mengikuti pelatihan, guru-guru dibekali tentang pengenalan display, rencana pembuatan display, cara-cara men-display dan praktik langsung membuat display. Selanjutnya, ilmu dan pengalamannya ditransferkan pula kepada siswa-siswi mereka. Jadi, tanpa diragukan lagi bahwa dibalik kemampuan men-display para siswa di daerah perbatasan Jagoi Babang dengan Malaysia itu adalah hasil kerja keras dan bimbingan guru-guru mereka. Lantas, bagaimana mereka mampu menciptakan beberapa display kelas yang unik?

Untuk menghasilkan beberapa display yang unik dan menarik, ada beberapa langkah atau tahapan kerja yang dipersiapkan para guru dan siswa-siswi SDN 05 Saparan, yakni sebagai berikut:

  1. Sebelum men-display, guru bersama siswa menentukan tema display yang cocok.
  2. Guru menuliskan deskripsi singkat bagaimana cara membuat display tersebut. Contoh deskripsi: “Setelah guru menerangkan materi konsep bilangan kemudian guru meminta siswa untuk mengerjakan lembar konsep bilangan yang telah disiapkan oleh guru. Siswa menempel banyaknya daun sesuai dengan konsep bilangan yang diminta”.
  3. Guru dan siswa menyiapkan alat-alat yang digunakan untuk mendisplay, seperti gunting, lem, karton, kertas origami, dan lain-lain.
  4. Guru membimbing siswa untuk mulai men-display sesuai dengan tahapan kerja yang sudah ditentukan.
  5. Pada saat men-display, guru mengarahkan siswa untuk menggunakan beberapa teknik seperti pemilihan warna yang cocok, pemilihan huruf, garis tepi dan judul yang menarik.
  6. Setelah hasil karya (display) siswa selesai, guru memberikan sentuhan akhir (finishing touch) terutama bagi siswa kelas 1 dan 2, hal ini dimaksudkan untuk memberikan contoh kepada siswa akan pentingnya sentuhan akhir dalam sebuah produk atau karya, sementara kelas 3 sampai kelas 6 sudah harus dapat melakukan sentuhan akhir sendiri. Misalnya diberi hiasan tepi, diwarnai ataupun diberi montase atau tempelan hiasan.
  7. Terakhir, guru menyusun hasil karya siswa (display) sedemikian rupa sehingga memiliki nilai artistik atau seni.

Selain beberapa langkah atau tahapan kerja di atas, semangat dan antusiasme guru dan siswa SDN 05 Saparan juga menjadi faktor keberhasilan mereka dalam menciptakan display kelas yang unik dan penuh artistik. Pertanyaannya kemudian, apa manfaat men-display bagi mereka?

Bagi guru dan siswa SDN 05 Saparan materi display kelas adalah hal baru. Artinya bahwa pelatihan display kelas yang diselenggarakan Makmal Pendidikan di Aula UPT Dinas Pendidikan Seluas bulan Februari lalu dapat menambah ilmu dan wawasan baru bagi guru dan siswa SDN 05 Saparan khususnya dan 31 guru-guru SD se-UPT Dinas Pendidikan Seluas umumnya. Selanjutnya, manfaat yang dirasakan langsung dari kegiatan men-display ini diantaranya adalah siswa merasa senang dan dihargai karena karya-karyanya dipajang dan bisa dibaca dan diketahui setiap saat oleh khalayak ramai, karya mereka dapat menjadi sumber informasi sekaligus media penunjang pembelajaran di kelas, dengan hadirnya display yang unik di kelas siswa merasakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Kegiatan men-display ini, tidak hanya mempunyai manfaat besar bagi guru dan siswa, namun juga mengajarkan beberapa nilai-nilai luhur seperti nilai kerja sama (team), nilai estetik, nilai penerimaan dan penghargaan yang tinggi atas hasil kerja. Selain itu, display juga bisa menjadi salah satu tolak ukur produktivitas dari seorang guru dan gambaran dari perkembangan belajar para siswanya.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044