logobig

1.   Optimalisasi Sekolah

Deskripsi Program

#SekolahLiterasiIndonesia merupakan program optimalisasi sekolah untuk mewujudkan model sekolah berbasis masyarakat yang berkonsentrasi pada peningkatan kualitas sistem instruksional (pembelajaran) dan pengembangan kultur sekolah.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan kemandirian sekolah pada enam jenis keunggulan, yakni: (1) Kecakapan Literasi, (2) Efektivitas Pembelajaran, (3) Kepemimpinan Instruksional, (4) Lingkungan Belajar yang Kondusif, (5) Pembiasaan Karakter, dan (6) Efektivitas manajerial.

Program ini dibuat sebagai jawaban atas rendahnya kualitas sekolah yang ada di Indonesia, baik dari sisi pengelolaan sekolah, pembelajaran, maupun outputnya. Penerima manfaat dari program ini adalah sekolah-sekolah masyarakat marginal. Berdasarkan daerah penerima manfaat, maka sasaran #SekolahLiterasiIndonesia dibagi menjadi empat wilayah pengembangan, yakni sekolah desa, sekolah kota, sekolah urban (perkotaan), dan sekolah beranda (perbatasan, terpencil, dan pulau terluar).

Sejarah Program

Program optimalisasi sekolah lahir sejak tahun 2004. Pada tahun 2015, program Optimalisasi Sekolah yang diberikan kepada penerima manfaat mengangkat nama besar Program #SekolahLiterasiIndonesia. Ada 84 sekolah yang telah mendapatkan program ini.

Jenis-jenis #SekolahLiterasiIndonesia

a.  Sekolah Desa

Sekolah desa merupakan jenis program #SekolahLIterasiIndonesia yang dirancang untuk menjadi sekolah berkualitas bagi pemberdayaan masyarakat marjinal di wilayah pedesaan dan pertanian.

b.  Sekolah Urban

Sekolah Urban adalah jenis program #SekolahLIterasiIndonesia non-formal yang mengembangkan kurikulum kreatif dan khas untuk masyarakat marjinal di kota-kota besar.

c.  Sekolah Perkotaan

Sekolah perkotaan adalah #SekolahLIterasiIndonesia yang dirancang untuk menjadi sekolah berkualitas bagi pemberdayaan masyarakat marjinal di wilayah perkotaan, kota-kota kecil, dan pinggiran kota.

d.  Sekolah Beranda 

Sekolah Beranda merupakan #SekolahLIterasiIndonesia yang menjadi alternatif sekolah bagi masyarakat di wilayah perbatasan negara, pulau-pulau terluar, dan pelosok pedalaman.

SMASH (Sekolah Masjid Humanis)

Program pendidikan non-formal dan in-formal berbasis masjid untuk menciptakan masyarakat yang berakhlak dan mandiri.

SELARAS

Program yang memfokuskan diri pada Edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak. Tujuan SELARAS adalah:
1. Mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual pada anak
2. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam edukasi pencegahan kekerasan anak
3. Terbentuknya komunitas dinamis yang mandiri dan berkelanjutan yang menfokuskan diri pada pendampingan dan edukasi pencegahan kekerasan anak.

2.  PSBK (Pusat Sumber Belajar & Komunitas)

Didesain untuk mengelola sumber yang dapat digunakan dalam belajar, baik dalam bentuk cetak maupun audio visual, termasuk menginisiasi program, gerakan dan komunitas yang dapat mengoptimalkan pembelajaran. Bentuk aktivitasnya termasuk pendampingan perpustakaan, taman baca, produksi media belajar, dan komunitas.

Struktur Organisasi

 

Struktur Makmal Pendidikan