Presentasi Riset Makmal Pendidikan pada Forum International Conference on Action Research in Education 2014 di Kuching, Sarawak, Malaysia.


 
Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa sebagai laboratorium pendidikan yang konsen berinovasi untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia, salah satunya melalui riset di bidang pendidikan, mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil riset pada forum International Conference on Action Research in Education 2014 di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Simposium riset internasional ini digawangi oleh Sarawak Association for the Development of Profesionalism in Education atau Persatuan Perkembangan Profesionalisme Sarawak (PROFES) bekerjasama dengan Institute of Teacher Education, Batu Lintang, Kuching, Sarawak yang dihelat pada 23 – 24 September 2014.

Pada forum tersebut Makmal Pendidikan diwakili oleh Muhammad Syafi’ie, Manajer Penelitian dan Pengembangan Pengetahuan, yang mempresentasikan hasil risetnya dengan judul Zakat Learning Design Related to Professional Character of High School Students Taking Course in SMA Smart Ekselensia Indonesia.

Usai presentasi, rupanya para peserta tertarik dengan Dompet Dhuafa. Beberapa dari mereka bertanya tentang apa itu Dompet Dhuafa, apa saja programnya, bagaimana mengelola program-program tersebut, bisakah suatu hari nanti kami berkunjung ke sana untuk studi banding? Rupanya di Sarawak belum ada lembaga amil zakat swasta semacam Dompet Dhuafa. Dana zakat, infak, dan sedekah di Sarawak dihimpun dan dikelola oleh Baitul Mal Negare Sarawak (semacam BAZNAS di Indonesia).

Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan mempromosikan Dompet Dhuafa dan Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa secara umum, dan jejaring Makmal Pendidikan dan Smart Ekselensia secara khusus. Karena, paper yang dipresentasikan tentang Smart.

Pada kesempatan itu pula Muhammad Syafi’ie sempat berbincang dengan Madame Chuah Kim Hwa, M.Sc, Manajer of Research and Innovation Education, Institute of Teacher Education, Batu Lintang, Kuching, yang juga sekretaris kegiatan simposium riset ini, untuk menjajaki kemungkinan kerjasama antara Makmal Pendidikan dan Institute of Teacher Education untuk menyelenggarakan simposium riset internasional di Indonesia.   

Simposium riset internasional tersebut dihadiri oleh 168 participant, 25 paper presenter, dan 26 poster presenter dari berbagai negara. Forum ini juga menghadirkan Prof. Dr. Jean McNiff, Professor of Educational Research at Britain’s York St John University, United Kingdom, Prof. Dr. Bridget Somekh, Professor of Educational Research in The Education and Social Research Institute at Manchaster Metropolitan University, United Kingdom, dan Dr. Sheela Nair Gopala Nair, Representating the Director Educational Planning and Research Division, Ministry of Education, Malaysia, selaku keynote speaker.     

Sementara, Y.B. Datuk Hajah Fatimah Abdullah, Minister in Welfare, Women and Family Development, Sarawak didaulat untuk membuka kegiatan International Conference on Action Research in Education 2014 didampingi oleh pejabat kampus Institute of Teacher Education, Batu Lintang, Kuching. Esoknya kegiatan ini disiarkan oleh TV1 Malaysia. Di Malaysia channel TV itu simple. Mulai dari TV 1 sampai TV 7.

Sisi lain yang menarik dari perhelatan simposium riset internasional ini adalah meski peserta dari berbagai negara, pembukaan dan penutupan kegiatan terdapat pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa dalam Bahasa Arab dan Melayu. Selain itu, di sekolah-sekolah Malaysia buku teks pelajaran Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, akhlak, syariah, dan shirah itu menggunakan tulisan Jawi, bukan alphabet. Ini menunjukkan kesungguhan Malaysia menjaga budaya Melayu. Sementara, di Indonesia sendiri hanya di pesantren Salafiyah yang masih menggunakan tulisan Jawi untuk menerjemahkan kitab kuning. Di sekolah-sekolah dan juga mungkin di pesantren modern sudah tidak menggunakan tulisan Jawi lagi.

Akhir kata, benarlah firman Allah yang menganjurkan kita agar bertebaran di muka bumi, menyimak dan mengamati alam semesta dan manusianya, untuk memetik pelajaran. Karena, sungguh dalam setiap perjalanan ke daerah terlebih keluar negeri, saya selalu memperoleh segudang makna dan selaksa hikmah.  

Muhammad Syafi’ie, Manajer Penelitian dan Pengembangan Pengetahuan Makmal Pendidikan mempresentasikan risetnya.

 

Bersama Prof. Dr. John McNiff dari York St John University, UK

 

Bersama Madame Chuah Kim Hwa, M.Sc, Manajer Riset dan Inovasi Pendidikan Institute of Teacher Education, Sarawak

 

Bersama Prof. Dr. Bridget Somekh dan Dr. Datin Bushro binti Ali

{fcomment}

Komentar

komentar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044