Pergi Bukan Berarti Tak Kembali

Oleh : Abdul Kodir

Manusia hanyalah khalifah
Allah lah yang menggerakkan kita
Sesuai takdir-Nya
Jalani amanah ini dengan tulus
Hati yang ikhlas
Tuk raih pundi-pundi kebajikan
Sandarkan segala kesusahan dan kesedihan
Hanya kepada-Nya
Dialah pemberi kemudahan
Ingat, Sahabat…
Kau pergi, bukan berarti tak kembali
Bangunlah negeri ini dengan ilmumu
Ajarkan saudara kita di perbatasan
Mereka menunggumu, mereka membutuhkanmu
Hapus segala kegalauan
Hilangkan setiap takut yang hinggap
Pergilah, buatlah kami bangga
Ukir namamu dengan harum

 

Sejak Juni 2010, Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa mulai merambah enam titik pulau terluar Indonesia. Kami menyebutnya “Beranda”, sebuah pulau yang berbatasan dengan negara lain, wilayah tersebut yaitu, Kabupaten Natuna (Kepulauan Riau), Kabupaten Bengkayang (Kalimantan Barat), Bandanaera (Maluku Tengah), Kabupaten Rote Ndau (NTT), dan

Kabupaten Merauke (Papua), dan Kabupaten Talaud (Sulawesi Utara). Tujuan ekspedisi ini adalah mendampingi sekolah-sekolah marginal di enam wilayah tersebut agar menjadi sekolah unggul berkualitas.

Kala itu kami mengirimkan seorang pendamping di masing-masing sekolah di daerah tersebut, Hani Karno (Kabupaten Natuna-Kepulauan Riau), Dwi Sulistyo Bakti (Kabupaten Merauke-Papua), Nurdin Kadir (Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat), Wisyal Mirza Dinata (Kabupaten Rote Ndao-NTT), Rodiannauli Pane (Kabupaten Maluku Tengah), Misriyani (Kabupaten Talaud). Dengan proses yang terbilang singkat kami persiapkan pendamping untuk berjuang di perbatasan, pergi ketempat yang baru, tempat yang sangat asing. Untuk membangun negeri ini di bidang pendidikan. Tetapi kami yakin mereka akan mampu mengemban semua program yang telah kami targetkan. Membantu sekolah perbatasan “berdiri tegak” menyejajarkan posisinya dengan sekolah yang berada di perkotaan.

Mereka pun kembali, setelah setahun berlalu mewarnai perjalanan mereka. Dengan segudang pengalaman selama menjadi seorang pendamping, tentunya semua itu akan menjadi ladang pahala untuk mereka. Beragam kisah kesuksesan tersiar dari cerita mereka ketika kembali ke kantor pusat  Dompet Dhuafa Pendidikan. Kisah kepulangan mereka ke kantor pusat diiringi tangisan, mereka membuat kami merasa bangga dengan “Prajurit Beranda”. Kami yakin mereka telah menorehkan prestasi langka yang tidak semua orang mampu melakukannya. Betapa tidak, setahun hidupnya, dihabiskan di tanah yang asing, jauh dari orang yang dicintai. Hidup dengan keterbatasan untuk berkhidmat dalam kebajikan dan rasa empati yang dalam terhadap saudara-saudara kita diperbatasan yang membutuhkan “sentuhan tangan” yang dingin untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka, karena tidak banyak, bahkan disebagian daerah belum pernah ada program pendampingan seperti yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa Pendidikan.

Akhirnya ucapan yang setinggi-tingginya kami ucapkan untuk Prajurit Beranda. Semoga dapat berkiprah di tempat berikutnya.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044