Penjagaan Sistem : Karena Esok Harus Lebih Baik

Sebagai upaya menjaga konsistensi penerapan Sistem Manajemen Mutu, Yayasan Pendidikan melakukan serangkaian acara pelatihan untuk karyawan. Pelatihan dikemas dalam bentuk Quality Management Awareness dan Internal Auditor Training. Pelatihan dilakukan selama dua hari yakni tanggal 18-19 Maret 2015 di Teather Dzikir RST.

Quality Management Awareness merupakan wujud komitmen manajemen dalam memahamkan sistem mutu Yayasan Pendidikan DD keseluruh karyawan, utamanya karyawan baru. Pada kesempatan tersebut disampaikan intepretasi dari bisnis proses yayasan. Dengan harapan peserta dapat memahami secara kontekstual dan memahami dari segi implementasi sistem manajemen dilingkup kerjanya.

“Ada dua landasan utama mengapa sistem manajemen mutu penting diterapkan di lingkungan Yayasan Pendidikan DD. Pertama, secara value. Kaidah value ini mencerminkan bahwa sistem Yayasan dibangun atas dasar ruh islami. Yayasan Pendidikan dibangun dengan rapi dan kokoh untuk mewujudkan target yang akan dicapai. Kita pun memahami bahwa kebaikan yang tidak terorganisir akan terkalahkan oleh keburukan yang terorganisir. Disisi lain pencatatan sangat memudahkan untuk mengetahui bahwa hari ini harus lebih baik dari hari esok,” ungkap Kang Wid, staff QMS pendidikan.

“Kedua adalah landasan strategis. Landasan strategis ini erat kaitannya dengan kepercayaan publik yang ingin terus dibangun oleh yayasan Pendidikan. Untuk mencapainya tentu diperlukan standardisasi tata kelola lembaga. Program yang berkualitas harus dijaga dan pengukuran kinerja harus secara kontinyu. Terakhir tentu berbicara tentang komunikasi kepada stakeholder yang didukung dengan pengakuan mutu dari pihak ketiga,” tandasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga diberi pemahaman tentang Intepretasi ISO 9001:2008 oleh konsultan Manajemen Mutu yang berpengalaman. Persyaratan-persyaratan dalam sistem manajemen mutu dipaparkan dengan jelas dan rinci dibarengi dengan diskusi.

Dihari kedua peserta dibekali dengan tata cara melakukan internal audit berdasarkan ISO 19011. Dilakukan simulasi audit untuk menginternalisasi teori yang didapatkan secara berkelompok. Setiap kelompok diberi waktu mempresentasikan hasil audit. Pelatihan diakhiri dengan tes untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta terhadap sistem manajemen mutu. Selanjutnya bagi peserta yang lulus dapat menjadi internal auditor berdasarkan kompetensi yang dimiiki. (qms-penddkn)

{fcomment}

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.