Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi SLI Kulon Progo  

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi SLI Kulon Progo

 

 

 

Salah satu hal fundamental atas keberhasilan suatu negara terletak pada proses pendidikan yang berkualitas. Adapun untuk melakukan peningkatan maupun perbaikan proses pendidikan tersebut memerlukan upaya bersama secara komprehensif. Oleh karena itu Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan) bersama Dompet Dhuafa Jogja (DD Jogja) melakukan sinergi dengan Disdikpora Kulon Progo (KP) serta Kemenag KP. Sinergi yang dilakukan berupa program dampingan bagi Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyyah (MI) untuk meningkatkan performa sekolahnya dengan kekhasan literasi.

 

 

 

Pada 2015 DD Pendidikan menginisiasi Sekolah Literasi Indonesia (SLI) guna memfasilitasi sekolah dengan ragam program melalui pendampingan oleh Konsultan Relawan (KAWAN). KAWAN SLI  telah mendampingi 68 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Tahun ini SLI mengirimkan empat belas KAWAN ke lima wilayah berbeda, salah satunya Kulon Progo. Wilayah lain yakni Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; serta Halmahera Selatan, Maluku Utara.

 

 

 

Program KAWAN SLI sendiri akan berjalan selama dua semester di Kulon Progo. Program dampingan semester pertama diberikan kepada SD/MI yang berada di Kecamatan Wates, Sentolo, dan Pengasih. Sementara itu, semester kedua akan diberikan kepada SD/MI di kecamatan lain. Saat ini program SLI telah berjalan dua minggu. Sebelumnya, program diawali dengan kegiatan lokakarya yang bertema “Strategi Merancang Keunggulan Sekolah/Madrasah” di aula Menoreh Kemenag pada Rabu (6/11). Dihadiri lima puluh kepala sekolah/madrasah serta disaksikan oleh kepala Disdikpora KP dan kasie Dikmad Kemenag KP, lokakarya berjalan dengan sangat baik. Selain lokakarya pembukaan pendaftaran SLI KP juga resmi dibuka di akhir acara.

 

 

 

Adapun pengumuman hasil seleksi administrasi SLI KP dapat diunduh di sini. Selanjutnya, sekolah yang dinyatakan  lolos seleksi administrasi akan melalui seleksi lanjutan berupa observasi kondisi sekolah/madrasah, wawancara khusus dengan kepala sekolah/madrasah, dan Forum Group Discussion dengan seluruh guru.

 

 

 

Kemudian kepala sekolah/madrasah yang dinyatakan lolos seleksi lanjutan berhak mengikuti pembinaan intensif selama tiga bulan tanpa biaya. Setelah itu dua bulan selanjutnya kepala sekolah/madrasah melakukan implementasi hasil pembinaan dan berhak menerapkan konsep SLI di sekolah/madrasahnya, serta mendapatkan bimbingan selama masa pendampingan dari KAWAN SLI. Selain itu, sekolah/madrasah juga akan tergabung dalam jaringan nasional SLI.

 

 

 

KAWAN SLI Angkatan 3, Kulon Progo

Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati.

Komentar

komentar