Penandatanganan MOU Dompet Dhuafa Pendidikan, KAWAN SLI, dan Masyarakat Sekitar Rel Kereta Api Ambengan Selatan Kota Surabaya

Penandatanganan MOU Dompet Dhuafa Pendidikan, KAWAN SLI, dan Masyarakat Sekitar Rel Kereta Api Ambengan Selatan Kota Surabaya

Oleh: Nurasma Aripin

 

Penandatangan MOU kerjasama antara Dompet Dhuafa Pendidikan dengan Tokoh Masyarakat di Ambengan Selatan Kota Surabaya tentang Program Sekolah Literasi Indonesia. Ditandatangani oleh direktur Dompet Dhuafa Pendidikan yaitu Muhammad Syafi’ie selaku  pihak pertama sebagai pemberi program pendampingan dan inisiasi sekolah dan Moh. Arifin tokoh masyarakat di wilayah Ambengan Selatan Ketua Kelompok IV selaku pihak kedua sebagai penerima manfaat program. Orang-orang yang juga ikut hadir dalam Penandatangan MOU tersebut adalah Zayd Saifullah perwakilan Dompet Dhuafa Pendidikan bertindak sebagai saksi 2,  Dan pengurus kelompok IV lainnya yaitu Zainal Arifin sekertaris kelompok IV bertindak sebagai saksi 1, Abdul Manaf wakil ketua, Khalil Bendahara dan Wisnu Wardana Humas Kelompok IV. Dan terakhir adalah Nurasma Aripin Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia yang akan bertugas selama setahun di daerah tersebut.

Kesepakatan ini merupakan langkah awal penginisiasian sekolah di daerah tersebut oleh Kawan SLI selaku pelaksana progran dari DD Pendidikan. Sebelum penandatangan MOU dilakukan, terlebih dahulu dilakukan forum diskusi untuk membicarakan tujuan program dan apa yang dibutuhkan masyarakat di sekitar Ambengan Selatan. Tujuan dari DD Pendidikan sendiri adalah memberikan akses pendidikan kepada masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi, untuk memperoleh pendidikan yang adil dan merata secara gratis. Sebelum DD Pendidikan memilih daerah Ambengan Selatan sebagai tempat program, terlebih dahulu dicari sekolah atau daerah yang membutuhkan bantuan. dan  pada tahun 2017 tepatnya bulan Desember, Zayd Saifullah telah melakukan asesmen ke daerah ini dan telah melakukan komunikasi dengan Moh. Arifin sebagai salah satu tokoh masyarakat di tempat ini. Dan saat itu telah diputuskan daerah Ambengan Selatan sebagai penerima program sekolah inisiasi dengan melihat fakta di daerah ini yaitu daerah pinggiran kota, sekitar dan sepanjang rel kereta api Ambengan mereka hidup, dan banyak diantara anak-anak di daerah ini yang tidak sekolah dan putus sekolah karena tidak mampu secara ekonomi dan disisi lain harus membantu keluarga mencari uang.

Awalnya pertemuan diagendakan pada Sabtu siang. Namun, dikarenakan kesibukan dari pengurus kelompok IV yang tidak bisa disesuaikan maka agenda dilaksanakan pada Sabtu malam. Sabtu  25 Agustus 2018 Ba’da Isya tepatnya pukul 19.15 wib pertemuan diskusi dimulai, dan penandatangan MOU dilakukan pukul 20.35 wib oleh semua pihak yang terlibat. Penandatangan ini dilakukan di kamar kost Pak Arifin yang hanya berukuran 4×3 meter yang terletak di samping rel kereta api tepatnya di Jalan Ambengan Selatan Karya Kelurahan Pacar Keling Kecamatan Tambak Sari Kota Surabaya.

Diskusi dibuka oleh Pak Arifin dengan memperkenalkan perwakilan DD Pendidkan yaitu Zayd Saifullah dan Kawan SLI Nurasma Aripin kepada semua pengurus kelompok IV. Dilanjutkan dengan penjelasan tujuan DD Pendidikan datang ke daerah mereka, setelah itu diberikan kesempatan kepada pihak DD Pendidikan untuk memperkenalkan diri secara lengkap dan menyampaikan tujuan secara rinci kepada semua pengurus. Tak lupa disampaikan bahwa Kawan SLI akan tinggal di daerah ini selama setahun sebagai fasilitator untuk menginisiasi sekolah yang dibutuhkan masyarakat setempat. Selanjutnya adalah pembahasan yang lebih dalam mengenai problem yang dihadapi masyarakat setempat dan akan disinergikan dengan program yang diberikan oleh DD Pendidikan.

Hasil dari diskusi antara pengurus Kelompok IV, perwakilan DD Pendidikan serta Kawan SLI dirangkum dalam tiga kesimpulan. Yang pertama, adalah masalah pendidikan anak-anak di daerah ini adalah banyaknya anak yang putus sekolah, ada yang tidak tamat SD, SMP, dan SMA bahkan ada juga yang tidak pernah sekolah sama sekali karena ketidakmampuan secara ekonomi. Karena mereka putus sekolah, aktifitas mereka sehari-hari adalah mengamen, jualan koran di lampu merah, ojek payung dan lain-lain. Sehingga, pengurus mengusulkan program kejar paket (PKBM) yang hasilnya anak-anak di daerah ini memiliki ijazah. Ijazah ini akan sangat berguna untuk melanjutkan sekolah atau mencari pekerjaan yang lebih baik dibanding pekerjaan yang sekarang anak-anak lakukan. Penguruspun menyampaikan bahwa selama ini banyak pihak yang telah melakukan bantuan pendidikan terhadap anak-anak di sekitar rel kerata api akan tetapi hanya sebatas les atau pembelajaran saja tanpa tindak lanjut kedepannya.

Kedua, untuk pengadministrasian dan pendataan yang lebih baik, pengurus mengusulkan agar Kawan SLI membuat formulir pendaftaran dan formulir ini akan dibagikan kepada semua anak-anak yang ada di daerah ini. Bagi anak-anak yang mengembalikan formulir dianggap sungguh-sungguh ingin belajar dan selanjutnya orangtua anak akan diundang untuk bersama membicarakan teknis pelaksanaan pembelajaran.

Ketiga, pengadaan rumah singgah sebagai tempat proses pembelajaran PKBM untuk anak-anak dan sebagai tempat singgah untuk anak-anak jalanan yang tidak memiliki tempat pulang. Sangat besar harapan masyarakat Ambengan untuk pengadaan rumah singgah karena selama ini anak-anak tidak memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. Selama  ini mereka belajar di jalanan ketika ada pihak atau komunitas yang ingin mengajar mereka. Dari unsur keamanan sangat berbahaya belajar dijalan, karena banyaknya kendaraan yang lalu lalang. dan untuk kenyamanan, mereka akan bisa fokus belajar tanpa suara-suara kendaraan dan ramai riuh suara orang-orang yang berada di sekitar lokasi pembelajaran. Selain itu rumah singgah ini juga dapat diakses oleh anak-anak jalanan, anak-anak putus sekolah di luar daerah Ambengan Selatan. Untuk terwujudnya hasil diskusi ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan semua pihak. Baik dari Dompet Dhuafa Pendidikan yang berada di pusat, Dompet Dhuafa Jawa Timur, Masyarakat Ambengan Selatan, Pemerintah, pihak lainnya dan paling utam adalah Kawan SLI sebagai lead program insiasi sekolah.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044