Menumbuhkan “Dongeng” Kepada Anak-Anak di Kabupaten Bima

Dongeng merupakan bentuk cerita trasional yang memuat tentang nilai-nilai kehidupan yang sekarang sudah mulai ditinggalkan. Dulu, dongeng sangat digemari oleh anak-anak sebab dalam dongeng memuat tentang cerita kehidupan seorang raja, petualangan atau kerja keras anak muda yang dapat menginspirasi anak-anak dan memotivasi anak-anak untuk lebih semangat dalam mengapai impian ataupun berbuat baik dalam kehidupan. Namun karena pengaruh perubahan zaman yang cukup cepat sehingga dongeng mulai dilupakan bukan hanya dikalangan anak-anak namun dikalangan orangtua pun dongeng tidak pernah lagi diperkenalkan kepada anak sehingga banyak anak-anak yang tidak tau tentang cerita rakyat yang penuh dengan nilai dan makna kehidupan. Anak-anak sekarang banyak disuguhi oleh tontonan atau cerita yang dapat merusak pola pikir dan perilaku mereka.

Kejadian tersebut tidak menjadi suatu alasan bagi seorang tenaga pendidik salah satunya guru untuk tidak memperkenalkan atau menerapkan metode dongeng kepada siswa-siswinya di dalam kelas. Hal itu dilakukan oleh ibu Esa, guru kelas II di SDN Inpres Tenga, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Ibu Esa merupakan guru model kelas II dimana SDN Inpres Tenga merupakan salah satu sekolah dampingan Sekolah Literasi Indonesia Dompet Dhuafa di Kabupaten Bima. Selama didampingi, ibu Esa sudah banyak perubahan yang beliau lakukan mulai dari kelas yang sempit dan penataan kelas yang krang baik sekarang kelas ibu Esa merupakan kelas yang cukup menarik. Tidak sampai disitu, metode-metode pembelajaran mulai diterapkan oleh ibu Esa  dalam proses KBM salah satunya adalah “Dongeng”, dengan berdongeng perilaku siswa-siswa didalam kelas cukup berbeda dimana seluruh siswa memperhatikan dan mendengarkan dengan baik cerita ibu Esa tentang si ayam dan si ikan, ditambah dengan alat peraga yang mendukung cerita ibu Esa maka ketika ibu Esa mengajukan pertanyaan kepada siswa, semua siswa berebut untuk menjawab. Itulah salah satu metode tradisional namun bisa membius anak-anak untuk mau mendengarkan cerita-cerita yang sarat akan makna dan menumbuhkan karakter baik kepada anak-anak. Maka, harapannya semoga semakin banyak tenaga pendidik yang selalu berinovasi sehingga dapat menginspirasi dan memotivasi siswa untuk menjadi generasi emas yang berkarakter mulia.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044