KAWAN SLI: Ternyata Perbaikan Sekolah Bisa Menggunakan School Strategic Discussion lho Makmalian! 

KAWAN SLI: Ternyata Perbaikan Sekolah Bisa Menggunakan School Strategic Discussion lho Makmalian!

 

Sekolah, menjadi salah satu wadah yang dapat digunakan untuk membangun peradaban. Karakter para penerus bangsa dibentuk di dalamnya supaya kelak mampu memimpin peradaban. Namun apabila kualitas sekolah masih dipertanyakan, bagaimana jadinya karakter para penerus bangsa nantinya?

 

 

Sekolah, memang menjadi salah satu solusi untuk membentuk karakter para penerus bangsa. Supaya menjadi berkualitas, sebuah sekolah membutuhkan pengelolaan yang baik. Tentunya pengelolaan dari seorang kaptennya, yaitu Kepala Sekolah. Namun, hasil evaluasi Direktorat Jenderal Pengembangan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) mengatakan bahwa tujuh puluh persen dari 250.000 kepala sekolah belum berkompeten. Dikutip dari academic.edu yang ditulis oleh Istamar Syamsuri dan disampaikan dalam lokakarya MIPAnet 2010.

 

 

Pernyataan dari Ditjen PMPTK mengundang berbagai pertanyaan. Jika mereka yang mengelola sekolah saja tidak berkompeten, lalu bagaimana sekolah mampu dijadikan tempat untuk membentuk karakter anak bangsa?

Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan) memiliki program pendampingan kepala sekolah yang disebar pada lima titik di Indonesia. Salah satunya di Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Asahan. Salah satu cara yang dikenalkan DD Pendidikan dalam mengelola sekolah adalah dengan School Strategic Discussion (SSD).

SSD merupakan metode yang digunakan untuk menyusun rencana pengembangan strategis sekolah. Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (KAWAN SLI) Kabupaten Asahan mengajak para guru dan kepala sekolah untuk berdiskusi supaya lebih mengenali potensi ataupun tantangan yang dimiliki sekolah. KAWAN SLI didampingi kepala sekolah trainer, memandu jalannya diskusi partisipatif di sekolah dampingan secara bergantian dari tanggal 24 Januari hingga 4 Februari 2020. Diskusi ini merupakan langkah lanjutan setelah dilakukannya pengukuran performa sekolah dua pekan yang lalu.

“Apakah bapak/ibu siap untuk mengemban misi mulia ini? Siapkah bapak/ibu menjadi bagian dari perubahan besar sekolah ini? Siapkah bapak/ibu mewujudkan mimpi-mimpi sekolah ini? Untuk itu marilah sama-sama kita bacakan janji yang disaksikan oleh Allah dan para malaikatnya”

Begitulah cara para trainer menggugah semangat berbenah kepada para peserta. SSD menjadi salah satu solusi yang dihadirkan DD Pendidikan untuk membantu kepala sekolah bersama para guru dalam meningkatkan performa sekolahnya. SSD menjadi teman bertumbuh sebuah sekolah sehingga melahirkan langkah-langkah perbaikan sekolah dalam satu tahun mendatang.

Komentar

komentar