KAWAN SLI: Senja yang Terkubur

Oleh: Saiful Subarno, Siswa SMK & Anggota TBM Kompas, binaan Sekolah Literasi Halmahera Selatan

 

Bukan Sekadar hiburan untuk pelampiasan resah nan beban psikologi di tengah wabah Covid-19. Ini tentang harapan untuk memilih melangkah dan tak sekadar menikmati kegemahan semesta.

 

Kami memilih keluar dan mengenali senja yang belum dikenal kita semua. Senja ini adalah potensi semesta yang potensial, dan belum diketahui orang kebanyakan. Rasa penasaran ini bertolak dari saya dan beberapa anggota Kompas  dengan niat menyusuri perihal senja yang tak sekadar dinikmatinya, tetapi perlu dilestarikan dan dikisahkan.

 

Minggu 05/04/2020, Sang Surya menampakan eloknya, kian cerah tandanya hari berkisar siang. Menggunakan sepeda motor, kami menebas jalan lintas Kecamatan Bacan. Badan jalan terkadang cukup ekstrim dan kami seperti dihempas ombak di lautan samudera. Dari kejauhan terlihat sebuah spanduk tertulis: Selamat Datang di Gua Talaga Biru.

 

Gua Talaga Biru bukanlah perihal senja yang datang lalu menghilang layaknya senja di suatu sore. Senja ini perlu disusuri, dikenali, dan diperbincangkan bagaimana tata kelolanya ke depan oleh semua orang. Kita perlu mengisahkannya agar senjata ini dapat bercerita bahwa ia bukanlah benda. Ia adalah benda hidup dan punya cerita, punya kisah tetapi masih misterius.

 

Mengapa dikatakan misterius karena kisahnya belum terungkap. Sebab ini tidak sekedar pristiwa alam, tetapi, juga perihal kehidupan masa lampau manusia di dalam gua ini. Penggal coretan ini terinspirasi oleh tulisannya Isdan Lasine, berjudul: “Gua dan Kekuasaan Tak Terlihat”. Pembaca yang budiman, bila Anda membaca coretan ini ada baik lebih dulu membaca tulisan yang saya sebutkan.

 

Sebab dalam tulisannya Isdan Lasine mengisahkan cerita singkat penemuan warga desa tentang peninggalan penghuni Gua. Perihal senja nyatanya masih begitu asing oleh masyarakat umum terutama pemerintah daerah. Padahal ini merupakan potensi pariwisata yang masih terkubur dengan rapi. Senja ini kiranya perlu diteliti, ditelusuri baik dari sisi peristiwa alamnya maupun para penghuni guanya sehingga kisahnya terus segar dalam ingatan generasi. Senja yang terkubur adalah fakta suatu potensi yang terabaikan oleh pemerintah dan para peneliti serta kisahnya yang masih misterius.

Komentar

komentar