KAWAN SLI: Meski Sendiri, Semangat Belajar Pantang Lari

KAWAN SLI: Meski Sendiri, Semangat Belajar Pantang Lari

Oleh: Cut Indah Putri, KAWAN SLI Angkatan 3 penempatan Halmahera Selatan.

 

Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (KAWAN SLI) penempatan Halmahera Selatan mendatangi rumah salah satu kepala sekolah guna memberikan pemahaman mengenai Metode Uswah. Ialah bapak Sahmal Yusuf yang tidak sempat hadir dipelatihan Metode Uswah yang diadakan pada Sabtu lalu karena harus mendampingi istrinya yang sedang sakit.

 

 

Pelatihan ini dimulai dari jam 09.00 pagi sampai 17.00 yang bertempat di rumah bapak Sahmal di Kampung Makian, kecamatan Bacan, Halamahera Selatan dan dipandu oleh KAWAN Pelangi, KAWAN Icut, dan KAWAN Edo sebagai pelatih. Meski hanya sendiri dan didampingi oleh tiga kawan, pak Sahmal sangat semangat dan antusias mengikuti pelatihan. Selain bisa leluasa mengutarakan pendapat dan definisi mengenai tiga lingkup, enam kriteria, dan dua belas indikator Metode Uswah. Beliau juga bisa Langsung mensingkronkan butir-butir Metode Uswah dengan keadaan di sekolahnya.

 

 

Semangat yang mengebu-gebu dari bapak Sahmal sendiri menggambarkan betapa besar keinginannya untuk membawa sekolah yang sedang dipimpinnya ke arah yang lebih baik lagi. Pelatihan juga berjalan lancar dan penuh candaan berkat kepiawaian KAWAN Pelangi dalam menjelaskan. Bapak Sahmal pun cepat tanggap menerima penjelasan yang disampaikan, sama sekali tidak menunjukkan rasa bosan ataupun kebingungan.

 

 

Metode Uswah merupakan metode tercepat, mudah dalam membantu pembenahan, dan pembentukan kualitas sekolah di Indonesia serta sebuah metode membagun performa sekolah yang ditemukan oleh Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa.

Komentar

komentar