KAWAN SLI: Kepala Sekolah Engkaulah Ujung Tombak Sebuah Keberhasilan

KAWAN SLI: Kepala Sekolah Engkaulah Ujung Tombak Sebuah Keberhasilan

Oleh : Darfin, KAWAN SLI Angkatan 3 penempatan Bima
Sekolah merupakan salah satu wadah di mana keseluruhan proses pendidikan dijalankan. Sekolah juga memiliki peranan penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan berbasis kompetensi.
Tantangan yang dihadapi kepala sekolah tentu saja tidak sedikit, mulai dari sistem pembelajaran sekolah, budaya sekolah, dan kepempimpinan sekolah. Kalau sudah begitu maka kepala sekolah harus melakukan proses perbaikan dengan membuat program mumpuni. Beberapa program yang dapat kepala sekolah terapkan diantaranya program khas literasi, program pembiasaan karakter siswa,  program unggulan sekolah,  program learning community, kelompok kerja guru, dan pelatihan-pelatihan pengembangan profesionalisme guru.
Dalam mengubah tatanan sekolah menjadi lebih baik lagi dibutuhkan sutradara sekaligus aktor yang mampu memanajemen sekolah sehingga persoalan-persoalan dibidang pendidikan dapat diselesaikan. Kunci sukses sebuah sekolah terletak pada kepemimpinan kepala sekolah, ia adalah otak dalam merencanakan program dengan melibatkan semua stakeholder, menerima masukan stakeholder, membuat panduan program dengan stakeholder, mensosialisasikan serta memastikan program yang sudah direncanakan berjalan baik, dan melakukan monitoring dan evaluasi program serta tindak lanjut program.
Tak banyak yang paham jika tugas kepala sekolah tak sekadar menjadi kepala di sebuah sekolah, bahkan seorang kepala sekolah juga harus memastikan dokumen perangkat kurikulum yang dimiliki sekolah sudah sesuai dengan standar. Sampai situ saja? Jelas tidak, ia pun harus merencanakan serta melaksanakan pengembangan profesionalisme guru.
Hal terpenting dalam membantu proses percepatan perbaikan pendidikan ialah Tri Sentra Pendidikan (Tiga Sentra Pendidikan), di mana pendidikan melibatkan tiga sentra yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kepala sekolah harus mampu menyinergikan ketiga hal di atas.
Ibarat kapal nahkoda sebuah sekolah adalah kepala sekolah, karena itu penting membenahi sistem dan kebijakan seorang kepala sekolah. Tetap semangat dalam memimpin bapak dan ibu kepala sekolah, engkaulah penggerak dan pembuka jalan pendidikan Indonesia lebih baik.

Komentar

komentar