Kami Harus Bertahan, Ini Sekolah Kami

Kami Harus Bertahan, Ini Sekolah Kami

Oleh: YA’KUB.IB, S.Pd.I

 

Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Ranai berdiri dan memulai proses belajar mengajar sejak tahun 2003, muridnya 12 orang dan tempat tinggal murid-muridnya jauh dari sekolah. Para muridnya memakai transportasi dari Yayasan Pendidikan Islam (YASPI) Darul Ulum untuk dating ke sekolah. Setelah satu tahun, yayasan pun tidak mampu lagi untuk menjemput dan mengantar siswa kami, sehingga banyak siswa kami dikembalikan di SD yang terdekat dengan tempat tinggal mereka. Pada tahun pertama dan tahun kedua jumlah murid di sekolah ini hanya berjumlah 6 orang. Untuk tahun ketiga jumlah murid bertambah menjadi 27 orang. Dari tahun pertama sampai dengan tahun ketiga pakaian seragam sekolah digratiskan dari sekolah sampai dengan uang transportasi yang digunakan para murid ke sekolah. Hampir saja MI Darul Ulum Ranai ditutup karena yayasan tidak mampu lagi untuk menanggung segala biaya dan resikonya. Maka gurupun turun tangan untuk mencari dana.

 

Saya selaku kepala sekolah akhirnya menghadap Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan akhirnya kami mendapatkan dana sebesar sepuluh juta untuk digunakan selama 1 tahun. Untuk membayar honor gurupun tidak akan cukup. Belum lagi kondisi sekolah yang sangat menyedihkan, lantainya berlubang-lubang dan apabila hujan lebat air masuk kedalam kelas. Halamannya tergenang air seperti kolam. Guru honornya hanya dua orang, itupun susah dicari. Mereka hanya dibayar sebesar Rp. 250.000 dalam sebulan. Namun sekarang, muridnya dari kelas I sampai dengan VI berjumlah 170 orang. Kondisi sekolahnya sudah lebih baik, komputerpun sudah ada, gurunya memegang ijazah S-1, semua mutu pendidikan anak sudah meningkat begitu pula gaji para gurunya, sudah lebih baik. Apalagi sekarang sudah ada tim DOMPET DHUAFA PENDIDIKAN, semua itu membuat kami para guru sangat bersyukur karena sering diadakan pelatihan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak sekolah. Guru-gurunya pun bersemangat semua berusaha untuk bisa bekerja sama, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

 

Sekarang kami dari MI Darul Ulum Ranai tidak lagi mencari murid, tetapi murid mencari sekolah. Karena sekarang ini sudah ada kepercayaan dari masyarakat kepada pihak sekolah MI Darul Ulum Ranai. Mutu pendidikannya pun sudah nampak, kami meraih juara 1 dari 11 sekolah yang ada di kecamatan Bunguran Timur. Dan sekarang kami mendapat peringkat ke IV untuk Ujian Nasional tingkat kecamatan Bunguran Timur dari 11 sekolah pada tahun pelajaran 2010/2011. Kami juga mendapat juara II pada perlombaan Sains sekecamatan Bunguran Timur dari 11 sekolah. Kami, para guru sangat bersyukur atas prestasi yang telah kami capai.

 

Rencananya tahun ini akan dibangun gedung perpustakaan mudah-mudahan para siswa kami semuanya bisa lancar membaca, amin.

 

Semoga di tahun yang akan datang mutu pendidikan, kesenian dan kondisi bangunan sekolahnya akan bisa lebih baik lagi. Kami juga berharap DOMPET DHUAFA PENDIDIKAN dapat terus memberikan tambahan ilmu kepada para tenaga pendidik di sekolah ini. Kami juga berharap siswa kelas VI akan pandai mengoperasikan komputer dan lancar membaca Al-Quran, berdoa serta berpidato. Kelak apabila mereka sudah berada di masyarakat, ilmu yang sudah mereka dapatkan bisa dipergunakan dan bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044