Ikuti “Nalar Ayat-Ayat Semesta” bersama Dr. Agus Purwanto

Syaikh Thanthawi, guru besar Al-Azhar Kairo mengulas dalam tafsirnya Al Jawahir, bahwa Al qur’an memuat lebih dari 750 ayat tentang alam semesta, dan hanya sekitar 150 ayat fikih. Namun, anehnya para ulama telah menulis ribuan kitab fikih, tetapi nyaris tidak memperhatikan serta menulis kitab tentang alam raya dan isinya.
.
Pernyataan retoris diungkapkan oleh Agus Purwanto dalam karyanya Ayat-Ayat Semesta: Umat dan para ulama banyak menghabiskan waktu untuk membahas persoalan fikih, dan sering sekali berseteru serta bertengkar karenanya. Mereka lalai atas fenomena terbitnya matahari, beredarnya bulan, dan kelap-kelipnya bintang. Mereka abaikan gerak awan di langit, kilat yg menyambar, listrik yg membakar, malam yg gelap gulita, dan mutiara yg gemerlap. Mereka juga tak tertarik pada aneka tumbuhan di sekitar, binatang ternak, maupun binatang buas yg bertebaran di muka bumi, dan aneka fenomena serta keajaiban lainnya.
.
Pertanyaannya, apakah sains tidak relevan dalam Islam?. Padahal dalam sejarah keilmuan tercatat bahwa sains modern merupakan sumbangan para ilmuwan muslim terhadap peradaban dunia, terutama ketika Eropa berada dalam dark age. Sebut saja Al-Biruni ahli fisika dan kedokteran, Al-Razi ahli kimia, Al-Khawarizmi ahli matematika, Ibnu Haitsam ahli optik, serta nama-nama seperti Ibnu Sina, Ibnu Farabi, Ibnu Khaldun, Al-Kindi, Ibnu Batutah, Ibnu Rusyd, Al-Saghani, dan masih banyak nama lagi.
.
Pada awal abad 20, geliat kebangkitan Islam mulai muncul. Modernisasi mulai coba dibingkai dalam ajaran Islam, ummat Islam mulai menerima kehidupan modern namun menolak budaya barat yg cenderung materialistik.
.
Sesungguhnya Islam dan Al-Quran tidak bertentangan, apalagi bermusuhan dengan sains. Dalam buku Ayat- Ayat Semesta kita ditunjukkan bagaimana Al-Quran justru menjadi sumber dari sains modern. Sains dikonstruksi berdasarkan inspirasi wahyu Allah SWT dalam bangunan ilmu pengetahuannya.
.
Sains barat pada umumnya cenderung menafikkan Tuhan, yang menjauhkan manusia dari penciptanya, namun sains yang terkandung dalam Ayat-Ayat semesta justru mendekatkan manusia dengan penciptanya, tak lepas dari nilai-nilai agama.

Mari bersama, kita menemukan relevansi perubahan & makna sains dalam kandungan Ayat-Ayat Semesta.
.
🗓 Kamis, 28 Maret 2019
🕰 Pukul 08.30 s.d. 11.00
🏢 Aula Al insan Dompet Dhuafa Pendidikan (Jl.Raya Parung KM.42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab.Bogor

Free hanya dengan mendaftar di http://bit.ly/DAFTARDISKUSIPRODUKTIF

Informasi lebih lanjut
089650970373 atau 081288338840 (Markom Dompet Dhuafa Pendidikan)

Komentar

komentar