Guru! Saatnya Tingkatkan Kedisiplinan Di Sini!

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, semua pihak perlu terlibat aktif dalam pelaksanaannya. Bukan hanya sekolah beserta staff di sekolah saja yang terlibat namun perlu melibatkan masyarakat sekitar dan pemerintah. Komitmen dan semangat kesemua pihak tersebutlah yang akan menentukan seberapa jauh perbaikan pendidikan yang dapat kita lakukan. Kita semua harus sama-sama merasakan, sama-sama berpikir, dan sama-sama bekerja untuk meningkatkan kualitas pendidikan negara kita.

Sudah sebulan lamanya kami berada di Kabupaten Halmahera Selatan, kabupaten yang memiliki pemandangan indah ini. Kami adalah dua orang Kawan SLI yang dipindahtugaskan dari lokasi penempatan sebelumnya yakni di perbatasan Indonesia-Malaysia, Sanggau di Kalimantan Barat dan penempatan Indragiri Hulu di Riau. Setelah melaksanakan program Sekolah Literasi Indonesia di penempatan kami sebelumnya yang lamanya sekitar 6 bulan, kami dipindahkan ke Halmahera Selatan untuk melaksanakan program baru yakni SLI transformasi. Dengan adanya kami berdua di kabupaten yang terkepung lautan ini, total ada tiga orang Kawan yang menjadi konsultan pendidikan di sini. Membersamai seorang Kawan yang telah duluan hadir di sini.

Selama enam bulan ke depan kami akan melaksanakan serangkaian kegiatan peningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten ini. Tahapan kegiatan program SLI Transformasi adalah:melaksanakan pendaftaran dan sosialisasi kepada calon sekolah dampingan, melaksanakan school visit (kunjungan ke sekolah), melakukan pembinaan, serta melakukan pendampingan kepada sekolah dampingan.

Pekan ini kami masih berada pada tahap kunjungan ke sekolah. Mulai dari pagi hingga sore hari kami akan mengunjungi sejumlah sekolah untuk melihat kesungguhan dan komitmen sekolah dalam memajukan pendidikan di sekolah. Rutinitas harian yang demikian membuat kami dapat menyaksikan sendiri program-program yang ditawarkan sekolah dalam mencerdaskan anak bangsa. Beberapa contoh di antaranya adalah SDN 73 Halmahera Selatan yang melaksanakan program yang disebut pembiasaan “salam semut” yakni kegiatan membiasakan siswa untuk melakukan salim cium tangan kepada orang yang lebih tua seperti guru dan orangtua.

Pembiasaan lain juga dilakukan oleh SDN 12 Halmahera Selatan. Untuk mendidik siswa-siswi supaya menjadi anak yang religius, sekolah membiasakan siswa untuk membaca surat pendek al-Quran dan dzikir sesaat sebelum pulang sekolah. Pembiasaan-pembiasaan seperti inilah yang merupakan contoh usaha kita di dalam menciptakan generasi yang berakhlak baik dan religius.

Tidak hanya itu, ternyata pemerintah setempat juga membuat sebuah gebrakan dengan menjalankan program yang kiranya bertujuan untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disiplin. Program tersebut adalah apel kedisiplinan. Selama seminggu kami rutin melakukan kunjungan ke sekolah, kami jadi sering melihat pelaksanaan program yang dicanangkan pemerintah ini.

Setiap pagi dan siang hari, sekolah diminta untuk melaksanakan apel bersama seluruh staff sekolah dan siswa. Saat pelaksanaan apel kedisiplinan ini, sekolah diminta untuk mendokumentasikan pelaksanaannya lalu dikirim ke grup koordinasi dinas terkait. Dalam pelaksanaan apel ini, sekolah harus mengirimkan foto dokumentasi tidak melebihi waktu yang telah ditentukan. Tidak sampai di situ, semua dokumentasi yang dikirim harus dijadikan laporan yang tercetak. Jika ditemukan ASN dalam hal ini staff sekolah yang sering terlambat maka dinas terkait akan melakukan tindakan terhadap ASN bersangkutan.

Memang terlihat sederhana, hal sederhana inilah yang memberikan dampak yang sangat besar. Guru-guru menjadi lebih rajin untuk hadir tepat waktu. Meminimalisir adanya kesalahpahaman antara guru dan kepala sekolah karena penanganannya langsung ditindak oleh dinas terkait, serta menjadi sarana pengawasan dan kontrol yang hemat biaya dan tenaga bagi dinas terkait. Program-program seperti inilah yang sangat ditunggu kehadirannya dalam melakukan perbaikan pendidikan kita. Program-program yang melibatkan banyak pihak yang diawali dengan kita semua sama-sama merasakan, sama-sama berpikir, dan sama-sama bekerja untuk meningkatkan kualitas pendidikan negara kita.

Kontributor : Oki Dwi Ramadian, Kawan SLI Halmahera Selatan

Komentar

komentar