Rezeki tak melulu soal harta

Engkerengas, desa dengan warga yang ramah

Ramah dan baik dalam menyambut tamu merupakan ciri khas dari masyarakat melayu yang mendiami hulu sungai Kapuas, lebih khususnya masyarakat yang berada di Desa Engkerengas Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu. Masyarakat disini sehari-hari menggantungkan hidup dari sungai sebagai seorang nelayan. Program pendampingan sekolah di Desa Engkerengas dari Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa melalui program Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (KAWAN SLI) bukan yang pertama kali, bahkan sudah menginjak tahun ketiga pada tahun 2018 ini.

Saat pertama kali datang tak ada kesan tertutup atau menghindari saya. Padahal nota bene saya adalah orang baru yang akan ditempatkan selama setahun kedepan di sini. Keramahan inilah yang membuat saya tidak begitu sulit membaur dengan masyarakat desa.

Diantara seluruh masyarakat ada sebuah keluarga yang begitu ramah dengan para tamu atau orang baru yang berkunjung ke Desa Engkerengas ini, namanya keluarga pak Marzuki. Pak Marzuki dan istrinyalah yang sering kupanggil mamak dan bapak. Aku yang saat ini terpisah dengan orang tua di Sulawesi, bertemu mereka berdua adalah pengobat rindu akan kedua orang tuaku. Pak Marzuki merupakan seorang kepala keluarga yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan. Berbagai macam ikan hasil tangkapannya biasa diolah menjadi ikan asin untuk dijual. Terkadang juga beliau mencari sarang lebah madu jika sudah mulai musimnya. Sedangkan istrinya yang biasa ku sebut mamak, bekerja sebagai petani karet. Ketika tangkapan ikan begitu sulit sehingga beberapa masyarakat Desa Engkerengas termasuk Pak Marzuki memelihara hewan ternak seperti ikan dan sapi.

Pak Marzuki memiliki 3 orang anak laki-laki. Anak yang bungsu masih bersekolah di MTs yang saya dampingi saat ini. Sedangkan kedua kakaknya telah selesai sekolah, hanya saja sebatas tingkat MTs saja, sebab akses pendidikan saat itu sangat sulit. Ada yang unik dari keluarga ini  Pak Marzuki dengan ketiga anak laki-lakinya tak ada satupun yang merokok padahal sangat jarang saya melihat laki-laki di desa ini yang tidak merokok, tua muda kebanyakan memiliki kebiasaan tak sehat ini. Menurutku Pak Marzuki merupakan sosok yang berhasil dalam mendidik anak agar tak terpengaruh lingkungan yang negatif. Si bungsu merupakan anak yang paling sering shalat berjamaah di masjid dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya.

Jika ditanya kenapa pak Marzuki begitu baik terhadap tamu, jawabannya selalu

“Bahwa tamu selalu membawa rezeki, rezeki tak melulu tentang harta melainkan keberkahan hidup”.

 

Menurut cerita mereka, rumah pak Marzuki menjadi sangat ramai jika musim Pesta Rakyat digelar. Banyak masyarakat dari desa lain yang datang ke desa Engkerengas dan menginap di rumah pak Marzuki. Kadang berminggu-minggu lamanya mereka menginap, padahal tak ada ikatan pertalian darah. Bahkan terkadang suku Dayak yang beragama Nasrani yang saat itu sedang berburu babi hutan di sekitar desa Engkerengas sering menginap di rumah pak Marzuki untuk beristirahat. Pak Marzuki senang membantu orang yang datang ke desanya apalagi jika orang tersebut membawa perubahan untuk desanya agar menjadi lebih baik, beliau adalah sosok yang peduli akan segala kegiatan yang ada di desa, beliau tak pernah absen jika ada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di desa. Setiap program yang diselanggarakan oleh sekolah yang didampingi oleh KAWAN SLI beliaupun sering hadir.

Dari pak Marzuki saya banyak belajar bagaimana memuliakan tamu, sebab tamu membawa rezeki yang tak semata-mata berupa harta melainkan keberkahan hidup, bukankah menyambung tali silaturahim merupakan memperlancar rezeki, apalagi dengan menambah ikatan silaturahim dengan orang baru.

Kontributor : Afif (Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia)

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044