Duhai Guru, Mari Merefleksikan Diri di Bulan Ramadan Ini

Duhai Guru, Mari Merefleksikan Diri di Bulan Ramadan Ini

Oleh: Astari

Anggota Komunitas Media Pembelajaran (KOMED)

 

Ramadan telah menyapa umat muslim diseluruh penjuru dunia. Bulan yang penuh rahmat disambut hangat oleh setiap umat muslim tanpa terkecuali. Umat muslim mulai menyiapkan mental maupun fisik untuk menghadapi bulan yang telah dinanti ini. Selayaknya umat muslim menyambut datangnya bulan yang penuh magfiroh, para guru pun tak mau kalah membuat Ramadan mereka penuh makna, semua hal dipersiapkan mulai dari  pembenahan serta perbaikan sikap; perbaikan proses pembelajaran dan merefleksikan diri agar terwujud kegiatan pembelajaran yang lebih efektif dan lebih tepat sasaran.

 

Refleksi pembelajaran merupakan kegiatan penilaian atau umpan balik peserta didik terhadap guru. Refleksi juga dapat berupa pesan, kesan, atas pembelajaran yang telah diikuti oleh siswa selama ini, tentunya dalam kegiatan perefleksian ini siswa tidak dalam tekanan guru. Setelah kegiatan perefleksian yang menjadi utama adalah upaya perbaikan kegiatan pembelajaran ke depannya. Kegiatan perelfeksian ini dilakukan dalam rangka mengetahui minat siswa mengikuti kegiatan pembelajaran yang telah diselenggarakan, mengetahui tingkat keberhasilan guru, dan untuk merancang pembelajaran yang lebih baik.

 

Pada kegiatan refleksi kali ini saya merencanakan perbaikan pembelajaran dari segi metode, model, teknik serta tak lupa pula dari segi media pembelajaran. Pertama dari segi metode pemelajaran akan lebih terfokus kepada metode diskusi, metode ini diaplikasikan dalam rangka mendorong siswa untuk berpikir kritis, mendorong siswa untuk mengekspresikan pendapatnya secara bebas, menyadarkan siswa untuk memecahkan masalah bersama. Model pembelajaran yang dapat mendukung metode yang akan diprioritaskan yaitu seperti problem based instruction, Group Invenstigation, Debate dan lainnya. Pemilihan metode serta model pembelajaran ini didasarkan pada hasil refleksi pembelajaran di mana hasilnya tingkat berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa masih di bawah angka harapan.

 

Penggunaan media pembelajaran juga menjadi rencana perbaikan saya dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, learning by doing atau belajar sambil melakukan memiliki tingkat penyerapan materi paling tinggi yaitu sekitar 90%. Pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran tentunya akan membuat anak terlibat langsung dengan proses penyampaian materi, sehingga diharapkan anak akan lebih mudah menyerap materi pembelajaran. Selain itu penggunaan media juga diharapkan meningkatkan atensi anak dan ketertarikan anak untuk mempelajari suatu materi. Karena nilai terhadap perhatian dan ketertarikan anak pun masih jauh dari yang diharapkan.

Beberapa media sudah saya rencanakan untuk dibuat di kegiatan pembelajaran pada tahun ajaran baru. Mulai dari media  PETA, diorama konfrensi Asia Afrika atau peristiwa besejarah lainnya untuk mata pelajaran IPS hingga alat peraga sistem pernafasan manusia, system peredaran darah manusia, namun tak lupa juga menambahkan media pembelajaran yang bersifat permainan bagi anak-anak, seperti Hot dog math, math card, dll. Namun pada kesempatan kali ini saya ingin mencoba membuat media yang berbasis ramah lingkungan. Yakni dengan memanfaatkan barang-barang bekas sudah tidak terpakai. Misalnya untuk memeragakan perambatan bunyi melalui media padat, bisa memanfaatkan kaleng, benang bekas, murah, namun tetap akan dapat tercapai tujuan yang kita harapkan.

Dalam penyusunan rencana perbaikan kegiatan pembelajaran yang paling penting adalah bagaimana kita merealisasikan apa yang sudah kita susun sedemikian rupa, tentunya dalam menerapkan rencan tersebut harus didasarkan kembali pada program semester dan silabus agar apa yang telah kita rencanakan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga dapat menghasilkan kegiatan pembelajaran yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

***

Mari bergabung dan bergandengan tangan bersama Dompet Dhuafa Pendidikan untuk menyalakan pelita harapan anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi melalui program-program pendidikan berkualitas. Salurkan zakat, infak, dan sedekahmu melalui nomor rekening: 2881 2881 26 BNI Syariah a.n. Yayasan Dompet Dhuafa Republika

 

 

 

 

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044