Cerita Ramadanku Bersama Duta Gemari Baca Batch 1

Cerita Ramadanku Bersama Duta Gemari Baca Batch 1

Oleh: Vikram Makrif

Namaku Vikram makrif, aku merupakan alumni SMART Angkatan IX dan saat berkuliah di Universitas Diponegoro (Undip) jurusan Sastra Indonesia. Aku ingin menceritakan pengalaman perdanaku bertugas sebagai Duta Gemari Baca Batch 1 pada 2016 lalu. Sebelumnya aku tak pernah menyangka jika terpilih menjadi salah satu Duta Gemari Baca Batch 1. Aku tahu kalau tugasku tidak mudah karena aku harus berjuang mensosialisasikan pentingnya membaca pada masyarakat. Kala itu Ramadan, aku dan para Duta Gemari Baca lainnya membuka Pojok Baca Inspirasi di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Itulah kali pertama aku turun lapangan untuk melaksanakan tugasku sebagai seorang Duta.

Duta Gemari Baca

Pukul 6 pagi kami sudah berangkat menuju lokasi, ternyata tidak terlalu jauh dari SMART, dan tepat pukul 9 pagi kami memulai acara, para Duta sedari pukul 07.00 WIB telah bersiap dan berdandan untuk menampilkan sebuah drama tentang pentingnya membaca, selesai persiapan akhirnya waktu kami tampil tiba juga.

Penampilan drama kami berlangsung dengan sangat baik, hal tersebut terlihat dari respon adik-adik  yang  memerhatikan dengan seksama dan tergelak karena melihat polah kami di atas panggung. Bahkan setelah penampilan  drama selesai ada anak yang ingin para Duta tampil lagi. “Kak, ada drama lagi tidak?” tanya salah satu peserta padaku. “Maaf ya dik sudah tak ada lagi,” jawabku dengan sedih. Walau kecewa namun mereka mengaku senang sekali dengan penampilan kami, Alhamdulillah.

Setelah penampilan drama, seluruh peserta menuju ke lapangan untuk bermain permainan literasi. Ada banyak jenis permainan yang disodorkan kepada anak-anak, mulai dari estafet tali, estafet bola, memindahkan gelas plastik menggunakan tali dan gelang karet, dan menyusun kalimat dengan mencari kata pada koran. Semua permainan dilakukan dengan tujuan agar kemampuan motorik mereka terasah dengan cara yang menyenangkan. Seluruh peserta juga para Duta mengikuti permainan dengan semangat, dan tak disangka permainan yang kami mainkan malah menambah pengetahuan literasi kami, sungguh pengalaman yang mengasyikkan.

Setelah istirahat dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan menggambar dan membuat origami untuk menghias Pojok Baca Inspirasi. Sebelum kegiatan menggambar dimulai, beberapa anak memintaku untuk bercerita. “Kak cerita dong!” pinta mereka.” Cerita apa?” tanyaku.”Cerita yang seram,” jawab mereka dengan semangat. “Cerita apa ya yang seram?” tanyaku sambil menggaruk kepala. “Itu saja kak, Conjuring!” teriak mereka. “Iya kak cerita Conjuring saja yang ke-2!”. Aku sempat berpikir namun akhirnya aku menjawab, ”Iya deh, kakak ceritakan ya,” jawabku lalu menegakkan punggung dan duduk bersila untuk bersiap menceritakan Conjuring 2.

“Di suatu malam terdengar suara perempuan dari dalam sebuah ruangan. Ruangan itu memiliki sebuah lukisan yang sangat besar. Yaitu lukisan seorang perempuan. Tiba-tiba sang pemilik rumah penasaran dengan suara yang berasal dari ruangan itu. Lalu ia mencoba untuk melihatnya. Namun tidak ada siapa-siapa,” jelasku kepada mereka yang sedari tadi memerhatikan dengan saksama. ”Tiba-tiba dari dalam lukisan terdengar KHAAAA,” teriakku sangat kencang. Sampai seluruh anak terkaget-kaget. ”Yaah kakak, jadi kaget kan,” keluh mereka. “Nah, bagaimana? Seram tidak ceritanya?” tanyaku pada mereka sambil tersenyum-senyum melihat mereka kaget. ”Tidak kak, cuma mengagetkan, lagipula aku lebih suka cerita di drama tadi karena lebih bermakna,” jawab salah satu peserta. Aku terdiam karena seharusnya memilih cerita yang lebih berfaedah hehe.

Setelah bercerita barulah acara menggambar dan membuat origami untuk menghias Pojok Baca Inspirasi dimulai. Kegiatan berlangsung hingga waktu Ashar tiba, maka kami segera berbenah merapikan buku dan menggantungkan gambar-gambar yang dibuat sendiri oleh mereka. Pojok Baca Inspirasi akhirnya rampung kami kerjakan, warga Pancoran Mas nampak bahagia karena sekarang ada perpustakaan di wilayah mereka, melihat senyum mereka membuatku makin yakin untuk menjadi duta yang lebih baik lagi.

Hari itu menjadi pengalaman yang sangat mengesankan bagiku dan juga para Duta Gemari Baca 2016. Aku jadi tak sabar membaca pengalaman para Duta Gemari Baca batch 4 (VM x AR)

**

Mari bergabung dan bergandengan tangan bersama Dompet Dhuafa Pendidikan untuk menyalakan pelita harapan anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi melalui program-program pendidikan berkualitas. Salurkan zakat, infak, dan sedekahmu melalui nomor rekening: 2881 2881 26 BNI Syariah a.n. Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044